Remaja di Padang Tersengat Listrik Gara-gara Mengejar Layangan

Polisi bersama warga saat mengevakuasi remaja yang tersengat listrik gara-gara mengejar layangan di Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Polisi bersama warga saat mengevakuasi remaja yang tersengat listrik gara-gara mengejar layangan di Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Seorang remaja bernama Irsyad (20) tersengat aliran listrik di sebuah rumah di kawasan Simpang Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban ditemukan berada di lantai tiga rumah berwarna merah jambu dengan kondisi tergeletak. Informasinya, korban berada di atap rumah tersebut karena ingin mengejar layangan putus.

Setelah mendapat kabar tersebut, dua anggota polisi dari Polresta Padang bersama tiga warga lainnya datang ke lantai tiga untuk mencoba mengevakuasi korban. Polisi sempat mencoba untuk berdialog dengan korban, namun upaya evakuasi gagal dilakukan.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang mendapat laporan juga mendatangi lokasi kejadian. Evakuasi korban berhasil dilakukan dan langsung dibawa ke mobil patroli.

“Tadi waktu kami evakuasi leher kirinya ada bekas luka. Kami menduga lehernya terkena sengatan listrik tegangan tinggi. Sementara kaki kanan bagian betis juga luka diduga kena seng,” ujar salah seorang warga, Amril (59) di lokasi.

Dia mengungkapkan, kejadian berawal saat korban berlari dari samping rumahnya lalu langsung naik ke atas atap. Seketika, kabel listrik bergoyang diduga disenggol korban.

“Warga sudah berlarian ke arah rumah. Baru saya sadar ternyata anak ini yang mengejar layang-layang kesetrum dekat atap lantai tiga. Sementara layang-layang dikejar korban berada di atap lantai empat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Padang Utara AKP Nahri Sukra mengatakan, korban berhasil diselamatkan. Saat proses evakuasi, korban dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil.

“Korban masih sadar. Pundak korban mengalami luka bakar dan betis juga. Layang-layang ini tersangkut di dekat tiang listrik. Sekarang masih di M Djamil, keluarga korban sudah di sana,” singkatnya. (Irwanda/ICA)

Tag:

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi