Real Count Sementara KPU untuk DPR Sumbar 1: Benny Utama Unggul atas Petahana John Kenedy Aziz

Perolehan suara para calon legislatif (caleg) daerah pemilihan (Dapil) Sumbar II berlangsung ketat. Untuk sementara waktu, dari enam caleg

Benny Utama sementara waktu memperoleh suara terbanyak untuk pileg DPR RI Dapil Sumbar II [Foto: Pasamankab.go.id]

Langgam.id – Berdasarkan hitungan suara sementara yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (15/2/2024), pukul 15.00 WIB, Benny Utama menggungguli petaha John Kenedy Aziz untuk Partai Golkar pada pemilihan DPR Dapil Sumatra Barat II.

Mantan Bupati Pasaman itu meraih 2.656 suara. Sementara John meraup 984 suara. Angkanya terpaut jauh dari total suara Golkar 3015 hingga pukul 15.00 WIB.

Membuntuti posisi Benny, ada nama Septri Lisayani dengan perolehan 1.371 suara, lalu Dhifla Wiyani dengan 1.014 suara.

Angka ini pastinya akan selalu berkembang mengikuti suara yang masuk ke KPU. Semua raihan suara ini bisa diakses secara terbuka di situs Pemilu2024.kpu.go.id. (*/Yh)

Baca Juga

Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov
Paduan Komposisi Skuad Semen Padang FC Musim Depan, Hasil Transfer 34 Pemain
Paduan Komposisi Skuad Semen Padang FC Musim Depan, Hasil Transfer 34 Pemain
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, saat berorasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatra Barat (Sumbar) di Padang, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Singgung Otonomi Daerah di Muswil KAHMI Sumbar: Jangan Divonis Gagal Gegara Segelintir Kasus Korupsi!
Lazar Zlicic Resmi Gabung Semen Padang FC: Mari Kita Berjuang Bersama
Lazar Zlicic Resmi Gabung Semen Padang FC: Mari Kita Berjuang Bersama
Warga Agam dan Tanjung Pinang Diduga Disekap di Myanmar: Tangan Diikat, Kaki Penuh Luka
Warga Agam dan Tanjung Pinang Diduga Disekap di Myanmar: Tangan Diikat, Kaki Penuh Luka