Rasio Kredit Bermasalah Perbankan Sumbar Naik, OJK: Tetap Terkendali

Dampak Covid-19 sumbar

Ilustrasi (Foto: Dok. OJK)

Langgam.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya sedikit peningkatan pada rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) perbankan di Sumatera Barat. Per Juni 2025, rasio NPL berada di angka 2,65 persen, naik tipis dari 2,53 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, Kepala Perwakilan OJK Sumatera Barat Roni Nazra menegaskan bahwa risiko kredit tersebut masih dalam kondisi yang terjaga dengan baik. Kinerja industri jasa keuangan secara keseluruhan tetap solid, yang tercermin dari pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan II-2025 sebesar 3,94 persen.

“Kondisi industri keuangan di Sumatera Barat menunjukkan kinerja yang kuat dan berperan signifikan dalam mendukung aktivitas perekonomian. Peningkatan rasio NPL yang terjadi masih dalam batas yang terkendali,” kata Roni Nazra, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (29/8/2025).

Secara umum, total aset perbankan di Sumatera Barat mencapai Rp84,22 triliun pada Juni 2025, tumbuh 2,79 persen secara tahunan. Penyaluran kredit dan pembiayaan juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,71 persen, dengan total mencapai Rp73,36 triliun.

Sektor perbankan syariah di Sumatera Barat justru menunjukkan perbaikan dalam hal risiko pembiayaan. Rasio Non-Performing Financing (NPF) per Juni 2025 tercatat sebesar 1,58 persen, menurun dari 1,66 persen pada tahun sebelumnya. Total aset perbankan syariah tumbuh pesat hingga 30,50 persen, mencapai Rp13,65 triliun.

Bank Perekonomian Rakyat (BPR) juga mencatatkan kinerja yang baik, dengan total aset sebesar Rp2,86 triliun, tumbuh 10,13 persen. Penyaluran kredit dan pembiayaan BPR tumbuh 9,50 persen, dengan 71,33 persen di antaranya ditujukan untuk pelaku UMKM. Hal ini menunjukkan kontribusi signifikan BPR dalam mendorong sektor usaha kecil di daerah.

Secara keseluruhan, pertumbuhan yang stabil pada penyaluran kredit dan pembiayaan, diiringi dengan pengelolaan risiko yang efektif, menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi di Sumatera Barat.

Tag:

Baca Juga

Himpun DPK Rp2,11 Triliun, OJK Nilai Kepercayaan Masyarakat Terhadap BPR Masih Terjaga
Himpun DPK Rp2,11 Triliun, OJK Nilai Kepercayaan Masyarakat Terhadap BPR Masih Terjaga
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Triwulan I 2026: Aset Perbankan Syariah Sumbar Tembus Rp14,84 Triliun
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BI mencatat, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian Sumbar selama delapan tahun terakhir.
Triwulan I 2026: Kredit UMKM di Sumbar Capai Rp30,87 Triliun
Dampak Covid-19 sumbar
Kredit Macet Perbankan Sumbar Naik Jadi 2,78 Persen, OJK: Risiko Masih Terkendali
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BI mencatat, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian Sumbar selama delapan tahun terakhir.
Sampai Maret 2026, Perbankan Sumbar Salurkan Kredit Rp75,5 Triliun
OJK: Sektor Jasa Keuangan Sumbar Tumbuh Positif pada Triwulan I 2026
OJK: Sektor Jasa Keuangan Sumbar Tumbuh Positif pada Triwulan I 2026