Ramai Disurvei Pejabat Pemko, Air Terjun Ngungun Tarak Berpotensi Jadi Wisata Baru di Padang

Pemko Padang saat ini sedang fokus mengembangkan potensi wisata baru di wilayah timur dari ibu kota Sumbar ini. Hal tersebut dilakukan

Sejumlah Pemko Padang melakukan survei menuju Air Terjun Ngungun Tarak. Terlihat ada Asisten I Edy Hasymi, Asisten II Endrizal dan Kepala BPBD Barlius. [foto: FB Barlius]

Langgam.id – Pemko Padang saat ini sedang fokus mengembangkan potensi wisata baru di wilayah timur dari ibu kota Sumbar ini. Hal tersebut dilakukan agar bisa menjadi tujuan wisata baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Padang.

Salah satu potensi wisata yang sedang digali Pemko Padang yaitu Air Terjun Ngungun Tarak yang berlokasi di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Sebagai bentuk keseriusan pengembangkan potensi wisata baru di wilayah timur ini, sejumlah pejabat Pemko Padang melakukan survei ke air terjun tersebut pada Jumat (7/1/2022) lalu.

Di antaranya, ada Asisten I Edy Hasymi, Asisten II Endrizal, Kepala BPBD Barlius dan Plt Kepala Dinas Pariwisata Raju Minrofa. Serta ada Tim Trabas Pemko Padang.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Raju Minrofa mengungkapkan, bahwa dari hasil survei tersebut, ternyata Air Terjun Ngungun sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata baru.

Raju menjelaskan, bahwa pengembangkan potensi wisata baru di wilayah timur menjadi fokus Pemko Padang saat sekarang.

Sebab terangnya, hal ini sudah ada dalam program unggulan Wali Kota Padang tahun 2019-2024.

“Kita mempunyai konsep, bukan hanya wisata di wilayah barat saja, akan tetapi wisata wilayah timur juga dikembangkan,” terang Raju dilansir dari infopublik.id, Senin (10/1/2022).

Dengan adanya pengembangan objek wisata di kawasan timur ini ungkap Raju, diharapkan bisa menjadi tujuan wisata baru bagi wisatawan yang datang ke Padang.

Terpisah, Asisten I Edi Hasymi yang turut melakukan survei, menyatakan kekagumannya atas potensi wisata yang ada di Air Terjun Ngungun Tarak.

“Udara sangat sejuk sekali, ada air jernih untuk berenang bersama keluarga,” ucapnya.

Edi mengungkapkan, dalam survei ini, ada 100 rombongan yang ikut turun ke lapangan.

Kekaguman yang sama juga diutarakan oleh Asisten II Endrizal. Menurutnya, objek wisata ini sungguh luar biasa.

Baca juga: Sentra Rendang Hampir Selesai di Padang, Bisa Jadi Ikon Wisata Baru

“Tempat ini, seperti rasanya kita di Eropa. Sejuk, terbangkit semangat kita. Masuk ke sini, adrenalin kita akan terdongkrak, sehingga inilah yang mau dicapai oleh wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri,” bebernya.

“Yang tidak datang ke Air Terjun Ngungun Tarak ini, belum lengkap rasanya datang ke Sumbar,” tambah Endrizal.

Kepala BPBD Padang Barlius menyebutkan, kawasan Air Terjun Ngungun Tarak ini hutannya masih subur dan alamnya sejuk.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Gubernur Sumbar menghadiri penanaman pohon Andalas di Unand. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Tanam Pohon Andalas di Kampus Unand Bareng Kakak Presiden Prabowo, Mahyeldi: Menjaga Warisan dan Merawat Alam!
KMM Jaya mendesak penghentian semua aktivitas tambang emas ilegal di Sumbar. (Dok. Istimewa)
KMM JAYA Desak Penutupan Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Surati Satgas PKH hingga Kapolri
Pengadaan barang rumah tangga di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjadi sorotan.
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih