Pustaka Alternatif Muncul di Padang, Begini Konsepnya

Ilustrasi Pelatihan Menulis di Padang Panjang untuk sasar Satu Guru Satu Buku

Ilustrasi - buku. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Sebuah perpustakaan kini hadir di Siteba, Nanggalo, Padang. Pustaka Steva, Perpustakaan dan Arsip itu menjadi alternatif bagi pencari buku untuk menemukan dan membaca buku dalam suasana berbeda.

Penggagas Pustaka Steva, Fatris MF, menyebut siapa saja bisa datang, membaca buku atau meminjamnya untuk dibawa pulang dari pustaka ini. Jika tertarik pengunjung juga bisa membeli buku yang mereka inginkan.

“Perpustakaan di sudut kampung di kecamatan terpadat di Kota Padang, saya kira cukup mendekatkan buku dengan generasi muda. Sebuah ruang untuk berbincang, diskusi, berdebat apa saja tentang buku dan pengetahuan. Namun tidak melulu serius. Bisa jadi tempat nonton film, ngobrol, ngopi-ngopi dan sebagainya,” kata Fatris, Minggu (21/2/2021).

Di pustaka ini, pengunjung bisa saling berbagai bacaan atau arsip pribadi yang mereka anggap menarik. Hal itu dilakukan dengan sukarela.

Selain itu, pengunjung pustaka bisa menitipkan bacaan atau arsip pribadi di Pustaka Steva. Jika dinilai layak, bacaan atau arsip tersebut akan disediakan di pustaka untuk bisa diakses pengunjung.

“Ini hanya bentuk lain dari upaya berbagi bacaan.” ujar Fatris.

Dia juga mengungkapkan alasan didirikannya pustaka tersebut. Salah satu yang membuatnya menggagas pustaka itu yakni banyaknya keluhan pengunjung psutaka daerah yang tersedia.

“Banyak teman dan mahasiswa yang mengaku pergi ke perpustakaan daerah mencari buku adalah hal yang membosankan. Di perpustakaan anda dilarang berisik, tidak boleh mengobrol, bahkan tentang buku sekalipun,” ucap Fatris. (*/ABW)

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi