Pramugara Trans Padang Dilarang Pinjamkan Brizzi ke Penumpang, Ini Alasannya

Ada kabar bahagia bagi pengguna Trans Padang di momen Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 pada 7 Agutus 2025 nanti. Perumda PSM

Bus Trans Padang (Foto: Irwanda Saputra)

Langgam.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang mengakui pramugara dilarang membantu penumpang yang tidak punya kartu Brizzi dalam pembayaran sah di Trans Padang. Hal ini untuk mengantisipasi tindakan korupsi jika terjadi pembayaran tunai.

Kepala Dishub Kota Padang, Dian Fakhri tak menampik bahwa beberapa pramugara memiliki kartu Brizzi. Namun, jika pramugara menolong penumpang yang tidak punya kartu Brizzi, pembayaran uang tunai tidak akan disetor dan masuk kas pemerintah.

“Banyak yang saran, pramuga-kan punya kartu Brizzi, sehingga penumpang yang engga punya, bisa bantu. Perlu saya jelaskan, kami sedang tahap memerangi masa lalu (korupsi). Kami bersikukuh, (tunai) kesannya nanti kacau tidak masuk ke kas,” ujarnya Kepala Dishub Padang Dian Fakri kepada langgam.id, Selasa (15/12019).

Namun, ia membantah soal pramuga dilarang mengedukasi penumpang. Pramuga dipersilahkan mengarahkan penumpang yang tidak memiliki kartu Brizzi untuk meminjam kartu milik penumpang lainnya.

“Pramuga boleh mengarahkan. (Tapi) yang kami larang itu menerima uang tunai. Soal yang dialami salah seorang penumpang yang diturunkan itu, ya kita kan engga tahu persis kejadiannya. Ada engga rekaman persisnya? dan apa kata-kata yang keluar,” cetusnya.

Pasca-insiden yang dialami salah seorang penumpang tersebut, Dian Fakri mengaku langsung memanggil seluruh anggota. Awalnya, ia mengira perbuatan menurun penumpang itu dilakukan oleh anggotanya.

Ia juga menegaskan, pramuga dan sopir Trans Padang merupakan pengelola dari pihak ketiga, bukan dari Dishub Kota Padang. Petugas Dishub, katanya, melaksanakan tugas untuk mengawasi pramugara yang nakal di dalam bus.

“Pemerintah Kota mentender salah satu koperasi, pihak ketiga inilah yang menunjuk pramugara dan sopir yang menjalankan 25 bus Trans Padang. Jujur, saya dapat berita itu langsung saya kumpulkan anggota semua,” bebernya.

Bukan Kewenangan Dishub

Di sisi lain, Dian Fakhri mengungkapkan jika tidak semua halte Trans Padang menyediakan kartu Brizzi. Namun, katanya, untuk memenuhi ketersediaan kartu Brizzi di setiap halte bukanlah kewenangannya, melainkan BRI.

Selain itu, kata Dian Fakhri, pihaknya juga kekurangan personel untuk penempatan anggota untuk penjualan kartu Brizzi. Hingga saat ini, hanya 10 halte yang menyediakan kartu Brizzi dijual oleh agen brilink.

“Setiap halte (sedia Brizzi) engga bisa, tidak punya anggota saya. Karena program ini BRI, ya kita bantu sedikit. Tapi Brizzi ini produk BRI, seharusnya dia (BRI) yang menambah agen brilink itu,” katanya.

Dia Fakhri menjelaskan, agen brilink ini juga merupakan pihak ketiga dari BRI bukan pegawai tetap. Maka dari itu, katanya, harga penjualan kartu Brizzi Rp30 ribu berisi saldo Rp9 ribu.

“Agen brilink ini juga pegawai lepas BRI, makanya mengisi (saldo Brizzi) di setiap agen brilink dipotong Rp1.000. Karena, mereka tidak bergaji bulan juga. Sama kayak kita isi pulsa, mereka ambil untung Rp1.000,” pungkasnya. (Irwanda/RC)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Pemko Padang dan Bank Mega Syariah Perkuat Kolaborasi, Dorong Transformasi Digital Perumda AM
Pemko Padang dan Bank Mega Syariah Perkuat Kolaborasi, Dorong Transformasi Digital Perumda AM
Japan Career Center Hadir di UNP, Wako Padang: Solusi Peluang Kerja di Luar Negeri
Japan Career Center Hadir di UNP, Wako Padang: Solusi Peluang Kerja di Luar Negeri
Progul Padang Juara, 8 Siswa Terima Beasiswa Penuh di Sampoerna University
Progul Padang Juara, 8 Siswa Terima Beasiswa Penuh di Sampoerna University
Akselerasi Digital, 500 Kepala Sekolah di Padang Dibekali Literasi Kecerdasan Buatan
Akselerasi Digital, 500 Kepala Sekolah di Padang Dibekali Literasi Kecerdasan Buatan
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik