Langgam.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan yang turut dibagikan Metro TV. Teddy menyebut, laporan hilang kontak rombongan tersebut diterima sejak Senin malam.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo langsung memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencari rombongan tersebut.
“Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian,” tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (10/9/2026).
Menindaklanjuti instruksi tersebut, TNI AL mengerahkan sejumlah kapal perang dan kapal pendukung untuk menyisir wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Operasi pencarian dilakukan secara gabungan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
Berdasarkan laporan KSAL, sedikitnya 11 kapal dikerahkan dalam operasi pencarian. Armada tersebut terdiri dari kapal perang TNI AL, kapal SAR, serta kapal patroli yang menyisir sejumlah sektor pencarian di Selat Sunda.
Sebanyak 11 kapal yang terlibat yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer I-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, dan KP Sanjaya-7017.
Foto yang dirilis Sekretariat Kabinet memperlihatkan personel TNI AL melakukan pemantauan dari anjungan kapal dan menggunakan teropong. Tim juga melakukan koordinasi pencarian melalui sistem radar serta peta navigasi digital.
Pencarian dilakukan dengan pola penyisiran di sejumlah sektor berdasarkan titik terakhir komunikasi rombongan.
Selain pengerahan armada laut, tim gabungan juga menggunakan perangkat navigasi dan pemetaan untuk mempersempit area pencarian di sekitar perairan Selat Sunda.
Teddy mengajak masyarakat turut mendoakan keselamatan seluruh rombongan yang hingga kini masih dalam pencarian.
“Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah sektor perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. (HER)






