Langgam.id – Lumpur dan pasir menutupi kawasan Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun, Kota Padang, setelah banjir menerjang wilayah tersebut pada Sabtu (10/10/2026).
Sehari setelah banjir, Minggu (11/10/2026), warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan yang dipenuhi material banjir.
Pantauan Langgam.id di lokasi menunjukkan lumpur berwarna cokelat menutupi jalan di dalam kompleks perumahan mewah itu. Pasir dan lumpur juga menumpuk di halaman rumah dengan ketebalan sekitar 10 hingga 15 sentimeter.
Dampak banjir turut terlihat pada infrastruktur perumahan. Saluran irigasi dilaporkan rusak, sementara sejumlah bagian jalan di dalam kompleks mengalami kerusakan. Akses menuju kawasan perumahan juga terdampak material yang terbawa banjir.
Di depan rumah, sejumlah warga mengeluarkan perabotan yang dipenuhi lumpur. Sofa, lemari, dan berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya diletakkan di luar untuk dibersihkan.
Sebagian warga terlihat menyiram dan menyapu lumpur dari teras hingga bagian dalam rumah. Mereka berupaya mengangkat sisa material yang menempel di lantai setelah air banjir surut.
Dampak banjir juga terlihat pada kendaraan milik warga. Sejumlah mobil, di antaranya Toyota Calya, Honda CR-V, Daihatsu Rocky, Honda BR-V, dan Honda HR-V, tampak dipenuhi lumpur.
Kondisi jalan yang masih tertutup pasir dan lumpur membuat aktivitas warga pada Minggu pagi terfokus pada pembersihan rumah dan lingkungan sekitar.
Sejumlah personel kepolisian turut membantu warga membersihkan sisa material banjir. Mereka bersama warga menangani lumpur yang menutupi halaman rumah dan jalan di dalam kompleks perumahan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang hingga Minggu (11/10/2026) pukul 07.30 WIB, banjir berdampak pada 178 jiwa di kawasan tersebut. Sebanyak 40 rumah warga di Perumahan Lumin Park juga dilaporkan terdampak.
Warga kini berupaya membersihkan sisa lumpur dan pasir agar rumah serta akses jalan di lingkungan perumahan dapat kembali digunakan. (WAN)





