Langgam.id – Banjir merendam sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (10/10/2026). Kondisi terparah dterjadi di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah.
Dari peristiwa banjir tersebut, sekitar 100 warga di kawasan Limau Manis harus dievakuasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, wilayah yang terdampak cukup parah berada di Guo dan Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, serta Limau Manis dan Kapung Apa, Kecamatan Koto Tangah.
“Pada sore hari ini sudah kita lakukan evakuasi. Hujan sudah reda dan air sudah surut dan untuk korban tidak ada,” kata Hendri.
Ia menyebut, berdasarkan laporan sementara, sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di kawasan Lapau Munggu. Sementara di Limau Manis, sekitar 100 jiwa telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
“Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai 40 hingga 50 KK,” ujarnya.
Hendri mengatakan BPBD Kota Padang masih menghimpun laporan dari sejumlah wilayah untuk mengetahui dampak banjir secara keseluruhan, termasuk kemungkinan kerusakan infrastruktur.
Dari hasil pemantauan sementara di lapangan, banjir yang terjadi berupa luapan air. Tidak ditemukan material lumpur maupun kayu yang terbawa arus.
“Yang kita lihat pada sore hari ini memang air yang meluap, tetapi lumpur dan kayu-kayu tidak ada,” ujarnya.
Hingga Sabtu malam, petugas masih memprioritaskan proses evakuasi warga terdampak. BPBD belum menyiapkan posko pengungsian karena penanganan masih difokuskan pada penyelamatan masyarakat.
“Hingga saat itu, belum ada posko pengungsian yang disiapkan karena penanganan masih difokuskan pada penyelamatan warga,” ujarnya. (ICA)






