Potret Berburu Baju Lebaran Saat Pandemi Corona di Padang

Potret Berburu Baju Lebaran Saat Pandemi Corona di Padang

Salah satu potret berburu baju lebaran di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang. (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Masyarakat Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mulai berbondong-bondong mengunjungi toko-toko pakaian. Meskipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diterapkan, seolah mereka terlihat tak menghiraukannya.

Pantauan Langgam.id di beberapa lokasi di Kota Padang, seperti di kawasan Gunung Pangilun dan Anduring, hingga pukul 23.00 WIB masyarakat masih ramai di luar rumah, mereka masih mengerumuni toko-toko pakaian ataupun Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menyediakan pakaian serta kebutuhan untuk lebaran.

Potret Berburu Baju Lebaran Saat Pandemi Corona di Padang

Salah satu potret berburu baju lebaran di kawasan Simpang Anduring, Kota Padang. (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Bahkan, arus lalu lintas terpantau ramai. Seperti di kawasan Alai arah ke Gunung Pangilun contohnya, arus lalu lintas terlihat padat.

Tidak hanya itu, penyediaan tempat cuci tangan di sejumlah toko seakan mubazir, tak ada yang menghiraukan, hanya terlihat jadi pajangan semata.

Imbauan pemerintah untuk penerapan physical distancing juga tak diindahkan, masyarakat terlihat masih berkerumunan di sejumlah toko ataupun lapak-lapak PKL.

Potret Berburu Baju Lebaran Saat Pandemi Corona di Padang

Salah satu potret berburu baju lebaran di kawasan Simpang Anduring, Kota Padang. (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Seorang pedagang di kawasan Anduring, Rita menyebutkan, pengunjung yang datang cukup ramai, namun tetap lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun lalu orang sejak awal kita buka sudah ramai, kalau sekarang baru beberapa hari ini saja. Awal-awal orang masih takut karena PSBB,” ujarnya kepada Langgam.id, Jumat (22/5/2020). (Rahmadi & Irwanda / ZE)

Lampiran Gambar

Salah satu potret berburu baju lebaran di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang. (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Baca Juga

Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan