Polresta Padang Dukung Satpol PP Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir. (Foto: Dok.Polresta Padang)

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir. (Foto: Dok.Polresta Padang)

Langgam.id – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Padang Kombes Pol Imran Amir mendukung dan mengharapkan penyidik Satpol PP Kota Padang dapat memberikan tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan. Begitupun bagi pelaku usaha yang melanggar.

“Kami harap, ada sanksi tegas bagi pelaku usaha agar mereka juga bertanggungjawab untuk menyampaikan kepada pengunjungnya untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan juga pihak usaha menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya,” katanya, usai operasi yustisi, Sabtu (24/4/2021) malam.
.
Baca Juga: Ratusan Orang Tak Bermasker Kena Razia di Padang, Langsung Jalani Rapid Tes

Menurutnya, Polresta bersama instansi lainnya akan terus meningkat pengawasan protokol kesehatan. Melalui operasi yustisi, ratusan pelanggar pun kena razia. “(Karena) mereka sudah abai rata-rata terhadap penerapan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker,” kata Imran.

Ia mengungkapkan masih banyak warga Padang melakukan aktivitas berkumpul, namun tidak mengunakan masker. Ini tentunya sangat dikhawatirkan. “Yang kita khawatirkan adalah munculnya klaster baru di tempat itu terpapar covid-19,” ujarnya.

Padahal, tren positivity rate covid-19 atau rasio jumlah kasus positif sangat tinggi saat ini. Hal ini pun membuat petugas harus bekerja ekstra melakukan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan. Salah satunya dengan gencar razia operasi yustisi.

Dalam operasi Yustisi pada Sabtu malam, ratusan orang terkena razia tim gabungan dalam operasi yustisi penindakan pelanggaran protokol kesehatan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Para pelanggar tersebut kedapatan masih tidak mengunakan masker.

Sasaran operasi yustisi ini dilakukan di seluruh lokasi yang menjadi pusat keramaian di wilayah Kota Padang. Di antaranya restoran, kafe bahkan para pengendara yang tidak mengunakan masker. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas