Polda Sumbar Tangkap 7 Penambang Ilegal di Padang dan Pasaman

polisi sumbar

Ilustrasi garis polisi. (pixabay.com)

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) menangkap tujuh orang pelaku penambangan ilegal. Ketujuh orang itu ditangkap di dua daerah berbeda.

“Kita amankan tujuh tersangka itu di dua lokasi berbeda yaitu, di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang dan di aliran sungai Batang Pasaman Lanai Hilir, Jorong Bandar Padang Pembangunan, Kanagarian Cubadak, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman,” Kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu Setianto, Jumat (9/4/2021).

Penangkapan ketujuh tersangka itu dilakukan dalam kurun dua minggu terakhir. Dalam penangkapan di Padang, polisi meringkus dua tersangka masing-masing berinisial A (53) dan BR (26).

Kedua tersangka itu melakukan penambangan batuan sungai tanpa izin menggunakan alat berat. Selain menangkap tersangka polisi juga menyita lima unit alat berat dan satu unit dump truck.

Sementara lima tersangka lainnya yakni AA (27), EA (38), RWP (21) J (52) dan N (33). Mereka melakukan aktifitas penambangan emas yang dilakukan di aliran sungai Batang Pasaman Lanai Hilir, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman.

Para tersangka dijerat pasal 158 Undang-undang RI Nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman lima tahun penjara atau denda Rp100 miliar. Ketujuh tersangka itu kini ditahan di Polda Sumbar.

“Semua barang bukti dan juga tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumbar,” ujar Direktur Reserse Khusus Polda Sumbar Kombes Joko Sadono. (*ABW)

Baca Juga

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga
Polda Sumbar mendirikan 66 pos pengamanan pada Operasi Lilin Singgalang 2025 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember
Polda Sumbar Dirikan 66 Pos Pengamanan Selama Operasi Lilin Singgalang 2025
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada anggota Polri yang menjadi korban bencana Sumbar
170 Personel Polri Terdampak Bencana di Sumbar, Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja