Polda Sumbar Pastikan Tak Lakukan Penyekatan Mudik Lokal

Polda Sumbar Pastikan Tak Lakukan Penyekatan Mudik Lokal

Salah satu pos penyekatan arus mudik lebaran yang didirikan di salah satu titik perbatasan di Pesisir Selatan. (foto: Pemkab Pesisir Selatan)

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) memastikan tidak melakukan penyekatan bagi pemudik lokal yang keluar masuk suatu daerah dalam provinsi. Penyekatan hanya dilakukan bagi pemudik di perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga.

“Untuk mudik lokal tidak ada penyekatan dan pembatasan. Pada suatu sisi hanya diminta untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan tidak melakukan kerumunan,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Jumat (7/5/2021) malam.

Satake Bayu berharap masyarakat mematuhi aturan tersebut jika melakukan mudik lokal. Sedangkan mudik luar provinsi, diminta untuk tidak dilaksanakan karena akan disekat.

“Berkait dengan mudik ini kita mengharapkan warga Sumbar untuk menginformasikan keluarga di luar Sumbar untuk tidak melakukan mudik,” ujarnya.

“Pada suatu sisi ini untuk mencegah penyebaran covid-19. Ini untuk memutuskan mata rantai dan menyembuhkan dan menekankan kasus kematian,” sambung Satake Bayu.

Sebelumnya, untuk larang mudik luar provinsi, pada hari pertama pelaksanaan penyekatan, Polda Sumbar telah melakukan putar balik kendaraan sebanyak 165 unit. Kendaraan yang diputar balik itu terdiri dari 68 sepeda motor, 75 mobil pribadi, 14 bus dan delapan travel.

“Itu semua hasil rekap dari petugas di pos perbatasan Sumbar di hari pertama larangan mudik,” jelasnya.

Satake Bayu menyebutkan untuk jumlah pemudik yang terpantau naik kendaraan dan mencoba masuk wilayah Sumbar mencapai 3.263 orang. Namun mereka gagal karena disekat di perbatasan.

“Di perbatasan 10 lokasi penyekatan anggota standby, itu Polri ada sebanyak 225 personel, dari TNI 38 personel, Satpol PP 48 personel dan lainnya 50 personel,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang
Wakpolda Sumbar Brigjen Pol Solihin melihat ribuan ikan hias selupan. (Foto: Istimewa)
Polisi Gagalkan Penyeludupan Ribuan Ikan Hias di Mentawai: Bakal Dikirim ke Bali, 5 Nelayan Ditangkap 
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Kaltara)
Mutasi Polri: Irjen Djati Wiyoto Jabat Kapolda Sumbar, Gatot Jadi Pati Lemdiklat
Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil
Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan
Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan
Orang tua bayi Alceo
Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil