Polda Sumbar Kroscek Dugaan Kapolres Pasaman Menghina Wartawan

Polda sumbar, anggota brimob

Mapolda Sumbar.

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) akan menindaklanjuti dugaan seorang perwira menengah (pamen) melakukan penghinaan terhadap wartawan. Pamen itu diketahui Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah.

“Kami cek dulu. Saya baru dapat informasi dari WhatsApp wartawan. Kami sedang cek permasalahannya bagaimana,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto dihubungi langgam.id, Kamis (10/6/2021).

Dugaan penghinaan ini sebelumnya dialami wartawan covesia.com bernama Heri Sumarno. Ketika itu, Heri berniat meminta konfirmasi kepada Dedi terkait penyitaan alat berat oleh polisi.

Sebelumnya, Heri hanya menghubungi Dedi via pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan. Kemudian, Heri menghubungi Dedi lewat sambungan telepon dan sudah memperkenalkan diri terlebih dahulu.

Bukannya mendapatkan jawaban soal pertanyaan yang dia sampaikan, Heri malah mendapatkan kata-kata kasar dari Dedi. Kejadian itu akhirnya diadukan Heri kepada Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang.

AJI Padang mengecam tindakan yang dilakukan Dedi yang diduga melecehkan profesi jurnalis tersebut. AJI Padang juga meminta Polda Sumbar bertindak menyikapi kejadian ini.

Sementara Dedi membantah melakukan tindakan penghinaan terhadap profesi wartawan tersebut. Ia juga mengklaim dirinya tidak ada mengeluarkan kata kasar saat dikonfirmasi wartawan via telepon.

“Tidak ada. Cuman saya bilang kemarin, dia (wartawan) menyampaikan ada judi di wilayah Pasaman, saya minta dua nunjukin, habis itu hilang dia, itu aja,” kata Kapolres tersebut.

“Mungkin dia kesal sama saya, enggak tau. Saya tidak ada bilang apa-apa, kok,” sambungnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga
Polda Sumbar mendirikan 66 pos pengamanan pada Operasi Lilin Singgalang 2025 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember
Polda Sumbar Dirikan 66 Pos Pengamanan Selama Operasi Lilin Singgalang 2025
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada anggota Polri yang menjadi korban bencana Sumbar
170 Personel Polri Terdampak Bencana di Sumbar, Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja