Sumbar Diserbu 300 Motor Baru Sehari, Polisi Klaim Lalu Lintas Masih Aman Tanpa Macet

ilustrasi

ilustrasi

Langgam.id – Pertumbuhan kendaraan baru khususnya roda dua di wilayah Sumatera Barat atau Sumbar meningkat cukup drastis, bahkan mencapai 300 unit baru per hari. Berbagi promo diskon harga pembelian diduga jadi faktor tingginya daya beli kendaraan bermotor masyarakat.

Data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar mencatat, pada triwulan I 2026 terdapat 31.199 unit baru sepeda motor di Sumbar. Rincian angka ini yakni Januari 10.577 unit, Februari 10.365 unit dan Maret 10.257 unit.  

Jika dikalkulasikan, artinya ada per harinya 300 unit sepeda motor baru dibeli masyarakat Sumbar. Angka pertumbuhan kendaraan baru ini, meningkat tiga persen periode sama di tahun 2024. 

“Kalau kita lihat peningkatan kendaraan roda dua ini karena memang ada faktor seperti promo, uang muka atau dp murah dan proses pembelian mudah,” ujar Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Awaludin Puhi kepada langgam.id, Kamis (23/4/2026). 

Awaludin memprediksi angka pertumbuhan kendaraan baru sepeda motor akan terus meningkat di tahun 2026 dibandingkan di periode dua tahun sebelumnya.  

Pada tahun 2024, total sepeda motor baru di wilayah Sumbar sebanyak 100.614 unit. Sedangkan tahun 2025 berjumlah 106.323 unit.  

“Untuk 2026 di triwulan pertama sudah angka 30 ribu lebih unit. Ke depan kita lihat progres pertumbuhan setiap triwulan, mungkin tahun ini akan meningkat kendaraan roda dua tahun ini,” kata dia.  

Awaludin mengakui pertumbuhan kendaraan baru didominasi roda dua atau sepeda motor. Untuk pertumbuhan kendaraan roda empat cenderung menurun setiap tahun.  

Pada tahun 2024, kendaraan baru roda empat 11.161 unit, turun dratis di tahun 2025 hanya 7.714 unit. Sementara triwulan I tahun 2026, berjumlah 2.222 unit kendaraan roda empat.  

“Penurunan pertumbuhan roda empat mungkin daya penggunaan masyarakat tidak banyak,” ucap Awaludin. 

“Mungkin faktor jalan yang banyak rusak akibat bencana kemarin, mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan roda empat minim,” sambung Awaludin. 

Selain itu, penurunan pertumbuhan kendaraan baru roda empat disebabkan pajak opsen yang tinggi.  

Kota Padang Paling Banyak 

Awaludin menambahkan, daerah dengan pertumbuhan kendaraan baru khusus roda dua yang paling banyak terjadi di Kota Padang. Untuk pertumbuhan rendah di Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung dan Kepulauan Mentawai.  

Lanjut Awaludin, meskipun lonjakan pertumbuhan kendaraan baru meningkat, belum memicu kemacetan di Sumbar. 

“Masih aman, wilayah Sumbar luas, khususnya kota padang. Terjadinya peningkatan volume kendaraan juga di momen tertentu saja, seperti pulang kerja dan mudik. Kalau hari-hari normal masih aman, jalan alternatif juga cukup banyak,” katanya. (fx)

Tag:

Baca Juga

Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang
Terobosan baru dihadirkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Dharmasraya.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani Cuti ke Luar Negeri
Langgam.id-Polda Sumbar
Kapolri Mutasi 4 Pejabat Utama Polda Sumbar, dari Dirreskrimsus hingga Kabid Propam
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara di Dharmasraya hingga Limapuluh Kota Kategori Kurang Sehat, Warga Diminta Pakai MaskerÂ