Persentase Sampel Tes Covid-19 yang Dikirim 7 Kota Terbanyak di Sumbar

Zona Oranye Sumbar | Peta Corona di Sumbar

Ilustrasi corona di Sumbar (Ilustrasi dan Peta: Syafii/Langgam.id)

Langgam.id – Tujuh kota di Sumatra Barat (Sumbar) secara persentase dari jumlah penduduk, menjadi daerah terbanyak yang mengirimkan sampel spesimen tes Covid-19 ke labor. Tujuh kota itu, secara persentase lebih banyak dibanding 12 kabupaten lainnya. Demikian data yang dirilis Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/8/2020).

“Dalam hal ini pemerintah provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bupati dan Walikota yang telah banyak dan rutin mengirimkan sample spesimen PCR warganya ke Lab. Semakin banyak sample spesimen dikirimkan, semakin mudah dalam pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut,” katanya.

Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Prov pertanggal 23 Agustus 2020, menurut Jasman, persentase proporsi tes kabupaten kota yang telah mengirimlan samplenya (daftar sesuai urutan terbanyak) adalah sebagai berikut:

1. Kota Padang Panjang 6,4%
2. Kota Sawahlunto 4,59%
3. Kota Padang, 3,85%
4. Kota Solok, 3,83%
5. Kota Bukittinggi, 3,38%
6. Kota Payakumbuh, 3,05%
7. Kota Pariaman, 2,37%
8. Kabupaten Mentawai 1,96%
9. Kabupaten Dharmasraya, 1,94
10. Kabupaten Solok Selatan, 1,45%
11. Kabupaten Sijunjung 1,15%
12. Kabupaten Padang Pariaman 1,14%
13. Kabupaten Tanah Datar 1,10%
14. Kabupaten Pasaman 0,71%
15. Kabupaten Solok, 0,63%
16. Kabupaten 50 Kota 0,59%
17. Kabupaten Agam 0,47%
18. Kabupaten Pesisir Selatan 0,16%
19. Kabupaten Pasaman Barat 0,12%

Proporsi tes, menurut Jasman, adalah persentase perbandingan jumlah sample yang diperiksa di suatu daerah dengan jumlah penduduk. (*/SS)

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar