Perkuat Sinyal di Jalur Ekstrem, BTS Sitinjau Lauik Resmi Beroperasi

Pemkab Tanah Datar bekerja sama dengan provider, saat ini sedang membangun tiga tower Base Transceiver Station (BTS) di bawah

Ilustrasi - Base Trasceiver Station (BTS) atau tower pemancar jaringan seluler. (Foto: Republica/pixabay.com)

Langgam.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meresmikan pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Sitinjau Lauik, salah satu jalur strategis yang menghubungkan Padang dan Solok. Kehadiran infrastruktur telekomunikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas konektivitas di wilayah dengan kondisi geografis menantang tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan pembangunan BTS di Sitinjau Lauik menjadi langkah penting untuk memperkuat jaringan komunikasi, terutama pada jalur dengan tingkat mobilitas tinggi.

“Kehadiran BTS di kawasan Sitinjau Lauik ini merupakan upaya konkret untuk memastikan layanan komunikasi tetap optimal, khususnya saat arus mudik Lebaran. Jalur ini merupakan salah satu titik krusial yang selama ini membutuhkan penguatan sinyal,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan BTS tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat, serta Telkomsel sebagai penyedia layanan. Dukungan juga datang dari pemerintah pusat dan masyarakat setempat.

Menurut Mahyeldi, penguatan jaringan telekomunikasi tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan, terutama di jalur Sitinjau Lauik yang dikenal dengan tikungan ekstrem dan rawan kecelakaan.

“Konektivitas yang baik akan sangat membantu masyarakat, baik untuk kebutuhan komunikasi, navigasi, maupun dalam kondisi darurat. Ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan publik yang responsif dan adaptif,” katanya.

Selain itu, peningkatan kualitas jaringan di kawasan tersebut juga dinilai berpotensi mendorong sektor pariwisata. Sitinjau Lauik dikenal sebagai jalur ikonik dengan panorama alam yang kerap menjadi daya tarik wisatawan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan BTS tersebut sehingga dapat beroperasi menjelang momentum Lebaran.

Dengan beroperasinya BTS ini, masyarakat yang melintasi jalur Sitinjau Lauik diharapkan dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih stabil, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan tersebut.

Tag:

Baca Juga

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki, bersama para jemaah haji. (Dok. Kanwil Kemenhaj Sumbar)
33 Jemaah Sumbar Dibantu Uni Emirat Arab, Berkah Berangkat Haji Usai Diterpa Bencana
Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Kejati Sumbar Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Sikabu Padang Pariaman, Kerugian Rp 7,5 Miliar
Salah satu SPPG yang berhenti beroperasi sementara selama libur sekolah. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Dapur MBG Tutup Sementara, Pengelola SPPG di Padang Keluhkan Nasib Relawan dan UMKM Mitra
Ketua DPRD Sumbar Dikritik Usai Bungkam Soal Kasus BSN, Pengamat: Publik Harus Tahu Apa yang Terjadi!
Ketua DPRD Sumbar Dikritik Usai Bungkam Soal Kasus BSN, Pengamat: Publik Harus Tahu Apa yang Terjadi!
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pedagang di Pasar Raya Padang menjual daging sapi Rp120 ribu hingga Rp130 ribu
Harga Cabai Rawit di Padang Masih Pedas, Daging Sapi Rp 150 Ribu per Kilogram
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran