Periode 26 Juli hingga 8 Agustus 2021, Padang Masih PPKM Level IV

Langgam.id-PPKM Level IV

Daftar 45 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali menerapkan PPKM Level IV periode 26 Juli-8 Agustus 2021. [foto: Istimewa]

Langgam.id – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menerbitkan instruksi baru terkait penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di luar Jawa – Bali.

Sebanyak 45 kabupaten/kota di 21 provinsi di luar Jawa-Bali menerapkan PPKM Level IV mulai 26 Juli hingga 8 Agutus 2021 nanti. Di Sumbar, hanya Kota Padang saja yang menerapkan PPKM Level IV ini.

Sebelumnya, ada tiga kota di Sumbar menerapkan PPKM Level IV yang berlangsung 21-25 Juli. Yaitu, Padang, Padang Panjang dan Bukittinggi.

Dalam keterangannya, KPC-PEN menyampaikan aturan-aturan pembatasan kegiatan masyarakat untuk daerah yang berada pada PPKM Level IV ini.

Yaitu, dimana sektor non essensial work from home (WFH) 100 persen, belajar mengajar 100 persen daring. Kemudian, untuk industri diberlakukan shift maksimal 50 persen dari total pekerja dalam satu shift.

Baca juga: Aturan PPKM di SE Wako Padang Berbeda dengan Inmendagri, Kenapa Bisa?

Berikutnya, makan atau minum di restoran/kafe hanya pesan antar atau dibawa pulang. Warung/lapak jajanan/pedagang kali lima (PKL) diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat dan diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah.

Selanjutnya, mal/pusat perbelanjaan ditutup sementara, kecuali akses ke apotek/toko obat dan toko kebutuhan sehari-hari. Pasar tradisional diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat dan diatur lebih lanjut oleh pemda.

Kemudian, fasilitas umum ditutup sementara. Tempat ibadah tidak dilakukan berjamaah atau beribadah di rumah. Kegiatan sosial budaya atau seni ditiadakan sementara.

Berikutnya, transportasi umum dilakukan pembatasan kapasitas 70 persen dan pembatasan waktu operasional. Transportasi lintas wilayah dilakukan pembatasan 70 persen, kartu vaksin minimal dosis I dan PCR (H-2)/antigen (H-1).

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre