Penjual Pertalite Oplosan di Padang Ditangkap, Bahan Didapat dari Palembang

Penjual Pertalite Oplosan di Padang Ditangkap, Bahan Didapat dari Palembang

Polresta Padang sita bahan bakar diduga oplosan. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Polresta Padang menangkap pelaku penjualan minyak tanah dan pertalite oplosan di Kecamatan Padang Selatan. Pelaku berinisial Y (47) mendapat bahan bakar itu dari Palembang, Sumatra Selatan.

Kapolresta Padang Kombes Imran Amir mengatakan pelaku membeli 4 ton minyak tanah asal Palembang kepada seseorang berinisial A seharga Rp22,6 juta.

“Kemudian sebagian minyak tanah tersebut dijual seperti biasa kepada masyarakat dan sebagiannya lagi ini yang diolah oleh pelaku menjadi minyak pertalite oplosan,” kata Imran, Rabu (5/5/2021).

Dia mengatakan, sebagian minyak tanah diolah pelaku agar menyerupai Pertalite. Pelaku menggunakan pewarna industri untuk mengelabui calon pembeli.

“Yang mana untuk nilai jual dari minyak tanah yang belum diolah dijual Rp6.300 dan untuk minyak tanah yang telah diolah menyerupai pertalite dijual Rp6.500 perliternya,” kata dia.

Pelaku dijerat Pasal 50 jo pasal 28 undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang minyak bumi dan gas dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara. (*ABW).

Baca Juga

Antrean kendaraan mengisi biosolar di SPBU Khatib Sulaiman.
Perjuangan Sopir Cari Biosolar: Rela Antre dari Malam sampai Subuh
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan