Pengemis dan Badut di Sejumlah Perempatan Jalan di Kota Padang Diamankan Satpol PP

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengemis, badut, anjal dan gepeng diminta cari tempat lain untuk beraktivitas.

Personel Satpol PP Kota Padang mengamankan badut yang beraktivitas di perempatan jalan lampu lalu lintas. (Foto: Dok. Satpol PP Kota Padang)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengemis, badut, anjal dan gepeng diminta cari tempat lain, jangan di perempatan jalan.

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan beberapa orang pengemis badut jalanan di sejumlah perempatan di Kota Padang, Kamis (20/1/2022) malam.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Padang, Mursalim mengatakan, pengemis dan badut jalanan itu diamankan Tim Sergap, karena tugas mereka dikhususkan untuk menertibkan Anak Jalanan (Anjal), gepeng, pengemis dan badut.

“Ada empat orang badut dan tiga orang peminta-minta yang diamankan,” ujar Mursalim melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/1/2022).

Sebenarnya, kata Mursalim, tak ada masalah dengan profesi mereka. Namun, yang jadi persoalan, karena mereka beraktivitas di perempatan lampu merah.

“Prinsipnya, kita tak ada masalah dengan profesi mereka. Yang jadi persoalan itu, ketika mereka beraktivitas di lampu merah, itu rawan bagi mereka dan juga pengendara,” ungkap Mursalim.

Apalagi, lanjut Mursalim, sudah terjadi peristiwa yang menyebabkan kecelakaan karena aktivitas mereka di perempatan jalan.

“Contohnya di depan Baznas Kota Padang, ada pengemis di situ sedang beraktifitas, tertabrak, yang menabrak tertabrak pula dan terjadi tabrakan beruntun,” jelasnya.

Mursalim mengimbau, agar pengemis, anjal, badut, dan gepeng tidak lagi beraktivitas di perempatan jalan atau di kawasan lampu lalu lintas.

Apalagi, tambah Mursalim, hal itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor: 11 tahun 2005.

“Silakan cari tempat yang cocok, seperti tempat wisata, pasar raya dan tempat yang ada orang banyak lainnya. Jangan di perempatan jalan, itu bahaya,” paparnya.

Lalu, Mursalim juga mengajak, agar para pengendara yang melintas tidak memberikan mereka berbentuk apapun. Hal itu bisa mencegah mereka kembali beraktivitas di lokasi tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di By Pass Tewaskan Seorang Pengemis, Satpol PP: Perlu Ditertibkan

“Pengendara, jangan berikan apapun ke mereka. Dan, para badut, anjal, geleng dan pengemis, silakan cari tempat lain, selain perempatan lampu lalu lintas,” katanya.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre