Pengadaan Barang Mentereng di Rumah Dinas Gubernur Mahyeldi, dari Macbook Pro – Mesin Kopi

Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas gubernur

Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas gubernur

LANGGAM.ID— Berbagai barang rumah tangga dan elektronik dengan harga ratusan juta rupiah masuk dalam pengadaan untuk rumah dinas serta kantor gubernur Sumatra Barat Mahyeldi. Total alokasi anggaran mencapai miliaran rupiah untuk membeli pelbagai barang, mulai dari mesin kopi, gorden, macbook hingga meja pimpong.

Pengadaan itu diajukan melalui Biro Umum Pemprov Sumbar yang mewadahi keperluan fasilitas dan aset di pemerintahan daerah. Pada ABPD 2026, biro umum menyiapkan anggaran Rp162 juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas Mahyeldi. 


Baca: Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Baca : Anggaran Miliaran Rupiah Memoles Rumah Dinas Pejabat Sumbar

Dalam rincian pengadaan untuk anggaran Rp162 juta tersebut diketahui barang yang akan dibeli berupa mesin espresso, lalu coffee maker kapasitas 1,25 liter dua unit, microwave dua unit,  AC standing  2pk dua unit, dispenser lima unit, dan speaker portable 40 w.

Lampiran Gambar

Pemprov juga menganggarkan pembelian furnitur untuk rumah dinas Mahyeldi dengan anggaran Rp102 juta. Rinciannya, lemari kayu rumah dinas empat buah, lemari kayu guest house empat buah, jam dinding analog dua buah.

Kemudian pengadaan gorden di rumah dinas Mahyeldi dengan ukuran 80 m2 model klasik lengkap beserta rel anggaran Rp166 juta. Pengadaan tempat tidur ukuran 200 beserta dua unit nakas dengan anggaran Rp190 juta. Pengadaan bantal bed cover serta spray seharga Rp42,4 juta.

Setelah itu pengadaan bunga standing dengan anggaran Rp76 juta. Pembelian bunga meja sebanyak 20 buah di rumah dinas gubernur dengan anggaran Rp60 juta. Lalu juga ada anggaran untuk pembelian barang pecah belah senilaiRp70 juta.

Di samping itu, biro umum juga mengajukan pengadaan barang elektronik di rumah dinas Mahyeldi, seperti Macbook Pro M3 dengan anggaran Rp50 juta. Pengadaan handphone Rp33 juta. Pembelian Laptop dengan spesifikai 24 grapic AMD Radeon,16 gb ddr, 512 gb dengan anggaran Rp24juta. Kemudian juga ada pengadaan projector dan printer dengan anggaran Rp26 juta.

Baca : Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp3,7 M untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Baca : Pemprov Anggarkan Rp400 Juta Lebih untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur

Selain di rumah dinas, Pemprov Sumbar juga mengajukan pengadaan sejumlah barang di kantor gubernur. Seperti pengadaan dua komputer tipe Icove 17-700, memori 846, hdd 1 tb, display 23, 8 inch dengan anggaran Rp39,3 juta. Lalu pembelian dispenser sebanyak empat unit Rp31 juta. Pengadaan termos air panas sebanyak empat unit kapasitas 15 liter dengan anggaran Rp9,7 juta

Lalu pembelian 60 pot bunga hias dengan anggaran Rp30 juta. Pengadaan kursi kerja pejabat eselon II Rp24 juta. Pengadaan alas meja rapat dan meja tamu Rp23,9 juta dengan rincian masing-masing 20 buah. Pembelian rak buku ukuran 120cm x 60cm x 180cm dengan anggaran Rp23 juta.

Setelah itu juga ada pengadaan meja pimpong di kantor gubernur dengan anggaran Rp20 juta. Pengadaan 12 buah mukena beserta 24 kain sarung dengan anggaran Rp16juta.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset, Biro Umum Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Festika Andayani enggan menanggapi. Ia sempat menjawab saat ditanya terkait pengadaan meja pingpong Rp20 juta untuk pengadaan di Kantor Gubernur. “Benar ini ada, sebagai sarana olahraga lingkup kantor gubernur,” ujarnya.

Sementara itu untuk pengadaan barang lainnya, ia menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Kepala Bagian Rumah Tangga Jaka Erlanda.

Saat dikonfirmasi kepada Jaka, ia hanya membalas dengan mengirimkan rilis Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar terkait sorotan publik atas anggaran daerah. “Jawabannya sudah ada di sini,” kata Jaka melalui pesan singkat.

Dalam rilis itu, Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto  anggaran yang dialokasikan bukan untuk mempercantik fasilitas pemerintahan semata, tetapi lebih kepada rehabilitasi dan pemeliharaan sejumlah aset yang kondisinya memang sudah memerlukan penanganan agar tetap aman, layak, dan dapat menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Prinsip yang digunakan adalah menjaga aset daerah agar tetap berfungsi dengan baik. Ketika ada kerusakan yang berpotensi mengganggu aktivitas atau membahayakan pengguna, tentu pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan rehabilitasi,” jelasnya.

Renovasi Rumah Dinas

Selain pengadaan barang mewah, Pemerintah provinsi menyiapkan anggaran Rp470 juta untuk perbaikan dan renovasi di rumah dinas Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi pada APBD 2026. Seperti anggaran pengecatan rumah dinas gubernur senilai Rp200 juta, perbaikan drainase di belakang rumah dinas Rp170 juta dan pemeliharaan rumah dinas gubernur Rp200 juta.

“Sebagian besar anggaran merupakan kebutuhan pemeliharaan rutin dan pelayanan publik,” ujar Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset, Biro Umum Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Festika

Selain di rumah dinas, Pemprov juga mengalokasikan anggaran ratusan juta untuk renovasi istana dan kantor gubernur. Seperti pemasangan lantai granit di lobby utama Kantor Gubernur Rp400 juta, lalu renovasi penggantian atap auditorium gubernur dengan anggaran Rp370 juta.

Selain renovasi, juga anggaran untuk pemeliharaan istana gubernur Rp200 juta, anggaran pemeliharaan taman gubernur Rp150 juta. Bahkan juga ada anggaran pembuatan pos satpam di bagian belakang komplek gubernur Rp160 juta.

Festika menyampaikan untuk pemasangan granit di lobby utama gubernur senilai Rp400 juta diajukan karen lantai ruang pertemuan tersebut hanya dilapisi karpet dengan biaya pemeliharaan yang cukup tinggi.

Selama ini, Biro Umum harus mengeluarkan biaya Rp19 juta untuk mencuci karpet seluas 355 meter persegi tersebut. Menurut Festika, karpet tersebut minimal harus dicuci sekali dalam tiga bulan. Ia menilai dengan pemasangan granit di lobby utama gubernur tersebut merupakan efisiensi untuk jangka panjang.

Sementara itu, anggaran renovasi auditorium kantor gubernur sebesar Rp370 juta yang diajukan lantaran kondisi atap bangunan tersebut telah bocor. Menurutnya, atap auditorium tersebut sudah berusia tua 17 tahun lebih tidak pernah diganti.

“Kondisi cuaca ekstrem pada akhir 2025 disebut memperparah keadaan bangunan hingga menyebabkan kemiringan plafon yang dinilai membahayakan pengguna gedung,” tutur Festika. (fix)

Baca Juga

BEMSI Sumbar Soroti Anggaran Renovasi Rumah Dinas Mahyeldi-Vasko
BEMSI Sumbar Soroti Anggaran Renovasi Rumah Dinas Mahyeldi-Vasko
Anggaran DPRD Sumbar 2026 disorot
Anggaran Janggal Miliaran Rupiah DPRD Sumbar
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih