Pendiri Panti Asuhan di Padang Meninggal Karena Corona, HCO Galang Bantuan

Anak-anak Panti Asuhan Bundo Saiyo di Kota Padang butuh uluran tangan derwawan.

Anak-anak Panti Asuhan Bundo Saiyo di Kota Padang butuh uluran tangan derwawan.

Langgam.id – Organisasi non pemerintah Humanity Change Organization (HCO) mengumpulkan donasi untuk Panti Asuhan Bundo Saiyo Padang. Aksi tersebut bentuk kepedulian terhada anak-anak yang pedirinya baru saja meninggal dunia akibat positif terpapar covid-19.

Ketua HCO Sirajul Fuad Zis mengatakan sejak pendirinya meninggal dunia, keadaan panti maupun anak-anak yang di sana mulai kesulitan. Mereka kekurangan tenaga pengawas dan pengasuh.

“Situasi semakin miris setelah diketahui 10 dari 50 anak-anak panti asuhan termasuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP),” katanya, Rabu (20/5/2020).

Kondisi ini mengundang simpati masyarakat, tak terkecuali HCO. Sebagai organisasi non-pemerintah, HCO didirikan dengan semangat pengamalan nilai Pancasila, yaitu sila ke-2 tentang kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal ini juga sejalan dengan concern HCO di bidang sosial dan kemanusiaan.

HCO sendiri sudah bergerak melakukan penggalangan dana sejak Selasa (16/5/2020). Caranya dengan melakukan kampanye dan penggalangan dana melalui media sosial (medsos) Instagram. Kampanye yang dilakukan organisasi yang berdiri pada 2 Februari 2020 ini relatif mendapat sambutan cukup bagus dari masyarakat.

“Hal ini tampak dari dibagikannya postingan (repost) terkait kegiatan donasi maupun banyaknya bantuan donasi yang diterima melalui rekening tim penggalangan dana,” ujarnya.

Baca juga : Pengelola Positif Corona, Anak Panti Asuhan Bundo Saiyo di Padang Butuh Bantuan

Donasi yang diterima berasal dari beragam unsur masyarakat antara lain, pejabat publik, mahasiswa, pengusaha, maupun masyarakat umum. Hingga Senin, (18/5/2020) total donasi yang dikumpulkan mencapai Rp 8.685.000. Pengumpulan dana bantuan ini akan dilakukan sampai tanggal 23 Mei 2020.

“HCO juga ikut berpartisipasi aktif dalam masa pandemi ini. Semoga ke depannya organisasi ini bisa membantu dalam mengkampanyekan dan mengatasi isu-isu sosial maupun kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam