Pemprov Sumbar Liburkan Siswa SMA di Padang dan Bukittinggi

Satgas Penanganan Virus Corona Sumbar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memutuskan, bakal meliburkan sekolah tingkat SMA dan SMK di Kota Padang dan Bukittinggi.

“Untuk Padang dan Bukittinggi,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Langgam.id, Rabu (18/03/2020) malam.

Irwan mengatakan, kebijakan meliburkan sekolah diserahkan ke masing-masing wali kota dan bupati. Jika mereka meliburkan sekolah tingkat PAUD, TK, SD dan SMP, maka Pemprov juga akan meliburkan siswa SMA dan SMK di daerah tersebut.

Hingga saat ini, baru Pemko Bukittinggi dan Padang yang meliburkan para siswanya. Pemko Bukittinggi memutuskan meliburkan sekolah mulai Kamis (19/03/2020) untuk mengantisipasi penyebaban virus corona.

“Hasil rapat bersama Forkopimda, sejumlah SKPD dan pihak rumah sakit, diputuskan bahwa untuk pembelajaran di sekolah diliburkan mulai 19 Maret hingga dua minggu ke depan,” ujar Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatis di Aula Balaikota, Rabu (18/03/2020).

Begitu juga dengan Pemko Padang yang mulai meliburkan sekolah sejak Kamis (19/03/2020). Keputusan itu tertuang dalam intruksi Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Nomor 421.2002/DIKDAS-03/2020, tentang memindahkan aktivitas belajar mengajar siswa PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah, SD, MTs dan SMP ke rumah masing-masing, untuk menghindari penyeraban virus corona, yang dikeluarkan pada Rabu (18/3/2020).

Khusus untuk besok (Kamis_red), para siswa tetap masuk ke sekolah seperti biasa mulai pukul 07.30 Wib. Namun, siswa akan kembali pulang ke rumah masing-masing pukul 09.00 Wib. Selanjutnya baru sistem belajar dari rumah diterapkan.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan kebijakan siswa sekolah besok sampai pukul 09.00 Wib diambil karena para guru belum mengetahui apa pelajaran yang diberikan.

“Kan kebijakan baru kita ambil tadi sore. Guru-guru pun belum tahu apa pelajaran. Maka kita ambil keputusan, besok masuk jam 07.00 Wib sampai jam 09.00 Wib,” kata Mahyeldi usai bertausiah di Masjid Al-Hijrah, Kompleks Perumahan Bumi Lestari Indah, Kelurahan Korong Gadang, Kuranji, Rabu (18/3/2020) malam. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Penerapan PM-AAS, Pemprov Sumbar Targetkan Produksi Gabah 12 Ton per Hektare
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan