Pemko Padang Targetkan Bangun 523 Huntap untuk Korban Bencana

Pemko Padang Targetkan Bangun 523 Huntap untuk Korban Bencana

Salah satu lokasi pembangunan huntap untuk korban terdampak bencana di Kota Padang. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan 523 unit hunian tetap atau huntap bagi korban bencana yang terjadi pada akhir 2025. Penyelesaian infrastruktur terus dikebut agar proses penyerahan rumah kepada korban terdampak segera dilakukan.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan dari total 523 unit huntap yang direncanakan, 340 unit akan dibangun di lokasi utama di Balai Gadang. Sementara sisanya tersebar di kawasan Sungkai.

“Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 4,6 hektare, dengan sekitar 1,2 hektare di antaranya telah selesai diproses,” kata Raju, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan hunian bagi korban bencana di luar program huntap mandiri mencapai 423 unit. Jumlah itu merupakan kebutuhan setelah dikurangi 35 unit huntap mandiri yang telah terealisasi.

Pemerintah Kota Padang menargetkan penyelesaian infrastruktur pada akhir Juli 2026, sehingga penyerahan huntap kepada para penerima manfaat dapat segera dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terpisah, pengawas pembangunan huntap CSR Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyampaikan pembangunan huntap yang didukung yayasan tersebut berlangsung secara bertahap.

Ia menambahkan, pembangunan tahap pertama yang mencakup 39 unit telah mencapai progres sekitar 85 persen dan ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

“Untuk pembangunan tahap kedua yang terdiri dari 12 unit telah mencapai progres 50 persen. Adapun tahap ketiga sebanyak 30 unit masih berada pada progres sekitar 30 persen,” jelas Kahar.

Ia menambahkan, dari target pembangunan 340 unit huntap yang akan dikerjakan bersama Yayasan Buddha Tzu Chi, lahan siap bangun yang telah disediakan Pemerintah Kota Padang saat ini baru mencukupi sekitar 150 unit.

“Masih diperlukan tambahan lahan agar target pembangunan seluruh unit dapat direalisasikan,” kata dia.

Kahar menjelaskan, setiap unit huntap dirancang dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, serta dapur yang telah dilengkapi meja dan wastafel.

“Selain itu, setiap rumah juga memiliki sisa lahan di bagian belakang yang dapat dimanfaatkan pemilik untuk pengembangan bangunan di kemudian hari,” pungkasnya. (WAN)

Baca Juga

Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Kini Menanti Kepastian Huntap di Usia Senja
Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Kini Menanti Kepastian Huntap di Usia Senja
Korban Bencana di Huntara Kapalo Kota Padang Pertanyakan Kepastian Huntap
Korban Bencana di Huntara Kapalo Kota Padang Pertanyakan Kepastian Huntap
Stafsus Mendagri Nilai Padang Jadi Daerah Respons Cepat Pemulihan Pascabenca 
Stafsus Mendagri Nilai Padang Jadi Daerah Respons Cepat Pemulihan Pascabenca 
Alokasi Dana TKD Tambahan Rp371 M, Pemerintah Pusat Tinjau Rehabilitasi Pascabencana di Padang
Alokasi Dana TKD Tambahan Rp371 M, Pemerintah Pusat Tinjau Rehabilitasi Pascabencana di Padang
Program Padang Rancak, Pemko Gencarkan Pengerjaan Trotoar di Sejumlah Lokasi
Program Padang Rancak, Pemko Gencarkan Pengerjaan Trotoar di Sejumlah Lokasi
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran