Pemko Padang Klaim 6 EWS Banjir Berfungsi 100 Persen, Ini Lokasinya

Pemko Padang Klaim 6 EWS Banjir Berfungsi 100 Persen, Ini Lokasinya

Banjir mulai mengenangi permukiman warga di Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan enam unit Early Warning System (EWS) banjir yang tersebar di sejumlah titik rawan di Kota Padang berfungsi 100 persen.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan monitoring, evaluasi, pengujian, dan pengaktifan berkala terhadap seluruh sistem peringatan dini tsunami dan banjir, Rabu (26/8/2026).

“Dari pengujian dan evaluasi yang kami lakukan hari ini, sebanyak 32 unit EWS Tsunami dan 6 unit EWS Banjir terkonfirmasi dalam kondisi aktif dan berfungsi dengan baik,” ujar Hendri.

Enam unit EWS banjir tersebut berada di lokasi yang dinilai rawan terhadap luapan air dan berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS).

Berikut enam lokasi EWS banjir yang diuji BPBD Kota Padang:

  1. Perumahan Lumin Park
  2. Objek Wisata Pemandian Lumin
  3. Gunung Nago
  4. Tabiang Banda Gadang
  5. Kantor Balai Pemuda Ikua Koto
  6. Musholla Al-Hikmah Ikua Koto

Menurut Hendri, pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat peringatan dini, termasuk modul suara (voice) dan sirene, dapat berfungsi secara optimal ketika terjadi kondisi darurat.

“Pengujian rutin ini merupakan komitmen BPBD Kota Padang untuk memastikan seluruh peralatan peringatan dini siap siaga demi keselamatan warga dari potensi ancaman bencana,” katanya.

Pengujian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800.1.11.1/52/SPT/BPBD-Pdg.

Selain enam EWS banjir, BPBD juga menguji 32 unit EWS tsunami yang tersebar di sejumlah lokasi strategis, seperti permukiman warga, sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pelabuhan, dan perkantoran pemerintah.

Hasil pengujian menunjukkan seluruh 32 unit EWS tsunami dan enam unit EWS banjir dalam kondisi aktif dan berfungsi dengan baik.

BPBD Kota Padang memastikan pemantauan dan evaluasi terhadap sistem peringatan dini akan terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut penting untuk memastikan perangkat selalu siap digunakan ketika terjadi bencana sekaligus mendukung peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.(HER)

Baca Juga

Perda Adat Jadi Payung Hukum, KAN Limau Manis Perkuat Kualitas Imam Masjid dan Musala
Perda Adat Jadi Payung Hukum, KAN Limau Manis Perkuat Kualitas Imam Masjid dan Musala
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Terkesan Lambat, DPRD Soroti Kebijakan PJJ di Kota Padang
Pemko Padang Matangkan Penataan PKL di Kawasan Batang Arau
Pemko Padang Matangkan Penataan PKL di Kawasan Batang Arau
Kawasan Padang Teater Pasar Raya, Rabu (16/9/2026)/ Foto: Langgam/Fajar
Jadi Pusat Kuliner, Retribusi Kios di Padang Teater Rp110 – Rp125 Ribu per Bulan
Cegah Kekerasan Anak, Pengurus Panti Asuhan di Padang Dibekali Psikoedukasi
Cegah Kekerasan Anak, Pengurus Panti Asuhan di Padang Dibekali Psikoedukasi
PRA 2026: RT Mantan Juara Kian Termotivasi Berinovasi
PRA 2026: RT Mantan Juara Kian Termotivasi Berinovasi