Pemkab Padang Pariaman Luncurkan 2 Inovasi Optimalisasi Pajak Daerah

meningkat, optimalisasi pajak daerah

Ilustrasi - pajak. (Gambar: Mohamed Hassan/pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan meluncurkan dua inovasi untuk optimalisasi pajak daerah. Inovasi tersebut adalah aplikasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (e-BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (e-PBB) secara elektronik.

“Kami sudah simulasikan aplikasi e-BPHTB dan e-PBB pada Kantor Pertanahan dan BPKD. InshaAllah, paling lambat minggu depan diluncurkan,” kata Kepala Inspektorat daerah setempat, Inspektur Hendra Aswara di Parit Malintang, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Prajurit TNI Akan Buat Jalan Desa di Padang Pariaman dan Mentawai

Sementara itu, Kabid Penagihan Yondri Lois dan Kabid e-Government, Roza Suhendra mengatakan, dua inovasi ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan cepat, mudah dan sederhana bagi optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Potensi Pajak BPHTB berkisar Rp8-9 miliar, adanya e-BPHTB menjadikan pelayanan lebih cepat, efektif, dan efisien sehingga PAD bisa bertambah,” kata Roza.(*/Ela)

Baca Juga

Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal 
Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal 
Tradisi Unik Infak Idul Adha di Masjid Taqwa Padang Pariaman, Jemaah Santap Lapek Sambil Berlomba Sedekah
Tradisi Unik Infak Idul Adha di Masjid Taqwa Padang Pariaman, Jemaah Santap Lapek Sambil Berlomba Sedekah
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit 
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit 
Ombudsman Sumbar Verifikasi Dugaan Maladministrasi Tambang Andesit di Kasang
Ombudsman Sumbar Verifikasi Dugaan Maladministrasi Tambang Andesit di Kasang
Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman