Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman Diserahkan ke Keluarga

RS Bhayangkara (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Rumah Sakit Bhayangkara Padang telah menyerahkan jenazah Nurlela (70) dan Doni (50) ke pihak kekuarga, setelah selesai dilakukan autopsi. Hasil autopsi telah diserahkan ke penyidik kepolisian.

Sebelumnya, pasangan suami istri ini merupakan korban kebakaran di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar).

“Sudah kami serahkan jenazah ke keluarga beberapa hari lalu. Dan sudah kami jelaskan berupa visum ke penyidik,” ujar Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Kompol dr Harry Andromeda, Rabu (29/7/2026).

Harry tidak merinci hasil autopsi atau visum jenazah korban tersebut. Menurutnya, sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik kepolisian.

“Silahkn tanya ke penyidik,” singkatnya.

Kedua korban ditemukan di dalam kamar, setelah proses pemadaman selesai dilakukan damkar. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Selain rumah korban, api juga melahap satu unit mobil serta dua unit sepeda motor. Hingga kini, penyebab pasti api masih dalam penyelidikan. (WAN)

Baca Juga

3 Rumah dan 1 Warung Terbakar di Payakumbuh, Seorang Warga Alami Luka Bakar
3 Rumah dan 1 Warung Terbakar di Payakumbuh, Seorang Warga Alami Luka Bakar
Polisi Autopsi Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman
Polisi Autopsi Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman
Rumah gadang agam terbakar
Pasutri Meninggal Saat Kebakaran di Padang Pariaman, Jasad Ditemukan dalam Kamar
Kebakaran Ponpes Bustanul Yaqin di Lubuk Alung: dari Ruang Kelas hingga Asrama Santriwati
Kebakaran Ponpes Bustanul Yaqin di Lubuk Alung: dari Ruang Kelas hingga Asrama Santriwati
Rumah Pensiunan PNS di Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Rumah Pensiunan PNS di Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Kebakaran di Pasar Kayu Tanan, Padang Pariaman, Rabu (22/7/2026)
Kerugian Kebakaran Pasar Kayu Tanam Ditaksir Rp2,5 Miliar