Pemilu 2024, Gubernur Sumbar Ajak Semua Pihak Patuhi Aturan Selama Masa Tenang

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka acara tabligh akbar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan doa bersama jelang Pemilu

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat acara tabligh akbar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan doa bersama jelang Pemilu 2024. [foto: infopublik.id]

Langgam.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengimbau semua pihak untuk mematuhi aturan masa tenang Pemilu 2024.

“Masa tenang ini penting untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan aman dan lancar,” kata Mahyeldi, Minggu (11/2/2024).

Ajakan ini ditujukan kepada para kandidat, tim kampanye, pendukung, simpatisan, dan seluruh elemen masyarakat di Sumbar.

Masa tenang, yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Februari 2024, merupakan periode di mana semua aktivitas kampanye dilarang. Hal ini diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan PKPU 3 Tahun 2022 tentang tahapan penyelenggaraan Pemilu.

“Aturannya sudah jelas, mari kita patuhi bersama,” imbau Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa sukses Pemilu bukan hanya tanggung jawab KPU, APH, dan Pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara.

“Mari kita jaga kondusivitas selama masa tenang ini,” ajaknya.

Dengan mematuhi aturan masa tenang, diharapkan para pemilih memiliki kesempatan dan ketenangan dalam menentukan pilihan politiknya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Mukerprov PBSI Sumbar Komit Sukseskan Pelaksanaan Porprov 2026
Mukerprov PBSI Sumbar Komit Sukseskan Pelaksanaan Porprov 2026
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pedagang di Pasar Raya Padang menjual daging sapi Rp120 ribu hingga Rp130 ribu
Harga Cabai Rawit di Padang Masih Pedas, Daging Sapi Rp 150 Ribu per Kilogram
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran
Ari Maring resmi bergabung ke Semen Padang FC. (Foto: IG Maringari)
Ari Maring Resmi Berseragam Semen Padang FC, Winger Lincah dari Timur
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG