Pelajar Korban Prostitusi Online di Padang Tak Masuk Sekolah Sejak Awal Tahun 2020

Para tersangka muncikari prostitusi online yang diringkus Polresta Padang

Para tersangka muncikari prostitusi online yang diringkus Polresta Padang. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Dua orang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), menjadi korban prostitusi online. Mereka berinisial AY (15) dan YF (15).

Keduanya diduga diperdagangkan ke lelaki hidung belang oleh tiga orang terduga muncikari di Kota Padang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Korban yang berstatus pelajar ini meninggalkan sekolah sejak tanggal 1 Januari. Mereka kenalan sama teman-temannya, lalu terjerumus ke aktivitas prostitusi online ini,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Kamis (16/1/2020).

Yulmar mengungkapkan, dalam pengungkapan kasus prostitusi online berawal dari laporan pihak keluarga korban. Diketahui, korban yang berdomisili di Painan telah meninggalkan indekos dan sekolah.

“Jadi kami dapat informasi dari kakak korban. Mereka (korban) meninggalkan kediamannya. Kemudian kami mendapat informasi adanya transaksi (muncikari) di kawasan GOR H Agus Salim,” katanya.

Dari transaksi muncikari ini, pihak kepolisian mengetahui keberadaan korban di salah satu hotel di Kota Padang. Ternyata, korban diperdagangkan oleh tersangka dengan memanfaatkan media sosial MiChat.

Yulmar menyebutkan, muncikari mematok harga sekali kencan dengan korban sebesar Rp500 ribu. Kemudian, hasil prostitusi itu dibagi dua antara korban dan muncikari.

“Transaksi seharga Rp500 ribu dibagi dua antara muncikari dan korban. Hasil prostitusi ini digunakan untuk beli baju, serta dipergunakan untuk bersenang-senang. Berdasarkan atas pemeriksaan memang ada (digunakan untuk beli sabu),” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas