Pekan Kedua Ramadan, Harga Daging Sapi di Bukittinggi Stabil

harga bukittinggi

Pedagang di Pasar Bawah Bukittiinggi (foto:KW/Langgam.id)

Langgam.id– Dua pekan puasa Ramadan, harga daging sapi dan sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bawah Kota Bukittinggi saat ini masih relatif stabil, Selasa (27/4/2021).

Ketua Pedagang Daging Pasar Bawah Bukittinggi, Suheri mengatakan, pada pekan ke dua pelaksanaan bulan suci Ramadan, harga daging sapi masih relatif stabil yakni 130 ribu rupiah per perkilogram. “Iya, harga daging saat ini masih stabil,” katanya.

Suheri memprediksikan, harga daging sapi juga akan normal sampai lebaran nanti. “Harga mungkin normal sampai lebaran,”terangnya kepada langgam.id.

Tidak hanya harga daging, sejumlah harga kebutuhan pokok juga masih stabil seperti, beras Rp.11 ribu per Kg, telur Rp.1200 per butir, cabai merah dan cabai rawit Rp.30 ribu per Kg.

Ditempat berbeda, Pedagang Beras Pasar Bawah, Is menjelaskan, saat ini pengunjung pasar belum terlihat ramai dan akan naik satu pekan lagi. “Sekarang pembeli masih sepi, mungkin jelang lebaran akan ramai,” jelasnya.(KW/Ela)

Baca Juga

Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri