Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi Didata Ulang

kebakaran pasar bukittinggi

Lokasi kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi. [dok. Pemko Bukittinggi]

Langgam.id – Pemko Bukittinggi mulai mendata ulang pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Bawah. Hal itu dilakukan agar pedagang yang kiosnya terbakar bisa kembali berdagang.

“Proses ini sangat penting. Pertama dalam rangka mencocokkan antara nama yang terdata dengan yang menempati kios dan los,” kata Sekretaris Dinas KUKMP, Syanji Faredy Filla Ferde, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Kumpulkan Bukti dan Olah TKP, Polisi Masih Cari Penyebab Kebakaran Pasar Bawah

Pendataan itu dilakukan di kantor Bidang Unit Pasar Bawah. Pendataan itu juga untuk mengestimasi kebutuhan alokasi tempat baru untuk para pedagang.

“Serta acuan dalam setiap tindakan atau kebijakan terkait pemulihan musibah kebakaran ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi terjadi pada Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Kobaran api yang begitu besar menghanguskan setidaknya 304 lapak pedagang.

Api melahap bangunan lapak kios pedagang kebutuhan harian seperti lapak pedagang ayam, kelapa, buah-buahan hingga rempah-rempah. Kerugian kebakaran ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Baca Juga

Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock