Nenek yang Dilaporkan Hilang di Pessel Ditemukan Meninggal Dunia

Langgam.id-orang hilang

Usai ditemukan, warga kemudian membawa korban ke rumahnya. [foto: Ist]

Langgam.id – Nenek Sarni (84) yang dilaporkan hilang kontak sejak Minggu (31/10/2021) saat menuju pondok yang berada di ladang di Ray Tujuh, Kampung Ujung Jaya, Kenagarian Lunang Tiga, Kecamatan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (2/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Wali Nagari Lunang Tiga, M Sobirin mengatakan, korban ditemukan oleh salah seorang warganya.

“Pagi tadi kami menyusuri dua lokasi, yaitu di daerah Primer 2 dan Primer 3. Dan ada salah satu warga saya yang berhasil menemukan korban. Saat itu korban dalam posisi telungkup,” ujarnya saat dihubungi langgam.id, Selasa (2/11/2021).

Sobirin memperkirakan korban baru meninggal dunia. Hal itu dilihat dari kondisi korban yang masih lemas dan keadaannya yang belum membusuk.

“Korban ditemukan di dalam parit kecil, daerah Ray Empat, Nagari Lunang Tiga. Di sana posisi lahan masyarakat. Penyebab meninggal dunia diperkirakan karena lemahnya fisik karena tidak makan selama tiga hari,” jelasnya.

“Korban juga sudah dibawa ke rumah duka, keluarga juga sudah mengikhlaskan korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sarni (84) yang dilaporkan hilang kontak sejak Minggu (31/10/2021) saat menuju pondok yang berada di ladang.

Baca juga: Pergi ke Ladang, Seorang Nenek di Pesisir Selatan Hilang Sejak 2 Hari Lalu

Pondok ini sendiri berada di Ray Tujuh, Kampung Ujung Jaya, Kenagarian Lunang Tiga, Kecamatan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

Wali Nagari Lunang Tiga, M Sobirin mengatakan, korban sebelum hilang kontak sempat bertemu dengan warga setempat. Korban juga menceritakan niatnya ingin menuju pondok yang berada di ladang.

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah