Nekat Jual Sabu Demi Beli Chip, Pemuda di Agam Diringkus Polisi

Diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaaan narkotika jenis sabu, seorang pria berinisial DAY (40) ditangkap Tim Satuan Reserse

Ilustrasi penangkapan. [foto: canva.com]

Langgam.id – Diduga menjual sabu, seorang pemuda berinisial B (28) ditangkap Polres Agam pada Selasa (9/5/2023) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah orang tuanya.

Penangkapan terhadap warga Lapau Ambacang, Jorong Durian Kapeh, Nagari Durian Kapeh Darussalam, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam ini, berawal dari kecurigaan warga.

“Penangkapan terhadap B berawal dari laporan warga setempat yang sudah mulai curiga dengan perilaku kesehariannya melakukan transaksi jual beli narkoba di kampungnya sendiri,” ujar Kasatresnarkoba Polres Agam, AKP Aleyxi Aubeydillah

Berdasarkan informasi itu terang Aleyxi, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agam melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga berhasil menangkap pelaku.

“Pelaku kita tangkap saat tertidur lelap di dalam kamar rumah orang tuanya. Alhamdulillah saat itu pelaku kooperatif dan tidak melakukan perlawanan,” bebernya.

Aleyxi mengungkapkan, dari penangkapan pelaku ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu siap edar seberat 0,25 gram yang disembunyikan di dalam handphone

Kemudian, juga diamankan satu unit handphone, satu helai celana jeans, uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp200.000 dan satu buah dompet.

Kepada polisi terangnya, pelaku mengaku lebih kurang baru enam bulan melakukan transaksi jual beli sabu. Itu pun hanya dijual untuk di kampungnya sendiri dan belum merambat ke daerah lain.

“Sedangkan barang haram tersebut, ia dapatkan dari salah seorang temannya di daerah Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman,” tuturnya.

Selain dipakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri, kata Aleyxi, keuntungan dari penjualan sabu tersebut digunakan pelaku untuk main game chip domino, beli rokok dan lainnya.

Saat ini terang Aleyxi, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Agam guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tantang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” ucap Aleyxi. (Rila Oktayarni/yki)

Baca Juga

Mobnas Tabrak Bocah di Pariaman
Respons Pemkab Agam Soal Pengadaan Mobil Dinas
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana