Mitigasi Tsunami, BNPB Akan Tanam 4 Ribu Pohon di Sumbar

Mitigasi Tsunami, BNPB Akan Tanam 4 Ribu Pohon di Sumbar

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menemui Kepala BNPB Pusat, Doni Monardo di Jakarta (Foto: Humas Pemko Padang)

Langgam.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat akan tanam 4 ribu pohon di sepanjang pantai di Sumatra Barat, sebagai upaya mitigasi bencana tsunami.

Pohon yang akan ditanam berupa Cemara Udang dan Pulai. “Akan kita taman sepanjang pantai yang ada di Kota Padang, Pesisir Selatan serta Kabupaten dan Kota Pariaman,” ujar Kepala BNPB Pusat, Letjen Doni Monardo.

Dia menyebutkan, pohon yang akan ditanam, guna menahan terjangan tsunami. “Untuk melindungi masyarakat dari hantaman tsunami, penanaman pohon itu perlu dilakukan. Terutama di daerah padat penduduk,” ujarnya saat ditemui Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, di Jakarta, Rabu (20/02/2019).

Dia menyebutkan, upaya mitigasi perlu dilakukan, terutama menyiapkan generasi yang memiliki budaya kesiapsiagaan bencana. “Selain itu, kesiapsiagaan infrastruktur, iya juga,” ungkapnya.

Hasil Rakornas BNPB dan BPBD se-Indonesia beberapa waktu lalu di Surabaya, Doni menyebutkan bahwa koordinasi dan konsolidasi semua pihak harus dibangun sejak dini. “Itu guna memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Kota Padang butuh dukungan BNPB untuk membangun dan memperbanayak shelter di daerah itu. “Hingga saat ini, masih ada daerah padat penduduk yang belum memiliki shelter sama sekali,” ujarnya.

Upaya mitigasi yang sudah dilakukan di Kota Padang berupa program Cerdas Bencana. “Program itu termasuk sekolah, menyiapkan generasi cerdas bencana. Selain itu, ada juga program Keluarga Caerdas Bencana,” ungkapnya.

Terkait rencana penanam pohon, Mahyeldi ucapkan terimakasih kepada BNPB. “Kita juga berharap dukungan BNPB untuk menambah shelter di Kota Padang,” kata Mahyeldi. (FZ)

Baca Juga

Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Korban kecelakaan truk masuk jurang Kelok Sembilan saat menjalani perawatan medis. (Dok. Istimewa)
Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin
Pengisian BBM di Tanah Datar
Distribusi BBM di Sumbar Tersendat, Dinas ESDM Sebut Macet Sitinjau Lauik dan Lembah Anai Jadi Biang Kerok
Jalan Padang-Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai mulai lancar setelah berakhirnya sistem buka tutup pada Sabtu (4/7/2026) sore. (Dok. Istimewa)
Jalur Lembah Anai Kembali Lancar, Sistem Buka Tutup Jalan Padang-Bukittinggi Berakhir