Minta Jatah ke Panti Asuhan, 2 Preman Diringkus Polisi di Padang

Minta Jatah ke Panti Asuhan, 2 Preman Diringkus Polisi di Padang

Kapolresta Padang Kombes Imran Amir. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Polisi menangkap dua orang preman pelaku pemalakan yang terjadi di Panti Asuhan Jasmine Nabila Inayah di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Pelaku berinisial AS (30) dan AM (47) ini meminta bagian hasil bantuan yang diberikan oleh donatur untuk panti.

Menurut Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, pemalakan sebelumnya terjadi pada bulan Ramadhan 1442 Hijriyah. Saat itu, salah seorang donatur mengantarkan bantuan untuk panti asuhan.

“Saat itu pelaku yang merupakan pemuda setempat meminta kepada pihak panti agar bantuan yang diantarkan oleh pihak donatur supaya diberikan kepada mereka sebagian,” kata Imran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/6/2021).

Imran mengatakan pihak panti terpaksa mengikuti kemauan pelaku lantaran mendapatkan ancaman. Sehingga sebagian bantuan dari donatur diserahkan kepada pelaku.

“Selama bulan puasa pelaku tersebut datang ke panti sebanyak tiga kali meminta,” jelasnya.

Kasus ini baru terungkap lantaran sebelumnya pihak panti takut melaporkan kejadian. Kemudian dari berita yang beredar, pihak kepolisian bergerak melakukan penangkapan.

“Pelaku yang baru diamankan dua orang, satu lagi berinisial A masih dalam pengejaran,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Orang tua murid pendaftaran online SPMB mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang.(Langgam.id/Buliza Rahmat)
Website SPMB Tidak Bisa Diakses, Orang Tua Murid Geruduk Disdikbud Padang 
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta