Merasa Dicurangi, Orangtua Siswa Pertanyakan Proses Seleksi Paskibraka Nasional di Sumbar

Presiden RI Serahkan Satyalancana Karya Satya pada 263 PNS di Dharmasraya

Pengibaran bendera pada peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (17/08/22). [Foto: Humas Dharmasraya]

Langgam.id – Proses rekrutmen Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Sumatera Barat dipertanyakan salah seorang orang tua peserta seleksi, M. Yusuf.

Ia mempertanyakan sistem penilaian yang dilakukan oleh Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setelah nilai anaknya disebut mengalami perubahan usai tahapan Tes Pantukhir atau Pemantauan Akhir.

M. Yusuf menjelaskan, anaknya bernama Nazwa Rahma Pratama, siswi SMA Negeri 5 Padang, awalnya memperoleh nilai 88 setelah mengikuti tahapan Pantukhir.

Namun, setelah pengumuman kandidat yang akan dikirim ke tingkat nasional, nilai tersebut disebut berubah menjadi 74,71.

“Biasanya setelah Pantukhir selesai, nilai sudah final. Namun anak kami mempertanyakan kenapa nilainya bisa berubah,” ujarnya kepada Langgam.id, Sabtu (16/5/2026)

Menurutnya, pada tahapan tersebut terdapat 10 kandidat yang dipersiapkan untuk seleksi tingkat nasional. Dari jumlah itu nantinya akan dipilih enam orang untuk diberangkatkan ke Jakarta, terdiri dari tiga putra dan tiga putri.

Pihak keluarga mengaku mempertanyakan mekanisme penghitungan nilai yang digunakan panitia seleksi. Mereka menilai sistem penilaian yang digunakan seharusnya sama antara Kesbangpol Kota Padang dan pihak provinsi karena menggunakan aplikasi penghitungan nilai yang serupa.

“Kami memiliki bukti bahwa nilai anak kami sebelumnya 88,00 kemudian berubah menjadi 74. Ini yang kami pertanyakan, bagaimana sistem penghitungan nilainya,” katanya.

Selain itu, M. Yusuf juga mengungkapkan adanya peserta lain yang akhirnya diberangkatkan ke tingkat nasional, padahal menurut dokumentasi yang dimiliki keluarganya, nilai peserta tersebut sebelumnya berada di bawah nilai anaknya.

“Anak kami sempat memfoto nilai salah satu peserta yang diberangkatkan ke Jakarta. Saat itu nilai anak kami 88, sementara peserta tersebut 85. Namun setelah perubahan nilai, justru peserta itu yang berangkat,” ungkapnya.

Terkait persoalan tersebut, pihak keluarga mengaku telah melakukan konfirmasi langsung kepada Kesbangpol. Menurut M. Yusuf, pihak Kesbangpol telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan lebih teliti dalam proses penilaian ke depan.

Kami juga bukti pendukung, mulai dari rekaman hingga dokumentasi nilai peserta. Kami siap apabila dipanggil oleh gubernur, maupun Walikota Padang,” ungkapnya.

M. Yusuf menegaskan bahwa keluarga tidak bermaksud memperkeruh suasana, melainkan hanya menginginkan proses seleksi yang adil dan transparan agar peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan prestasi.

“Kami hanya ingin ke depannya seleksi Paskibraka ini benar-benar objektif. Jangan ada pilih kasih atau titipan. Siapa pun anaknya, baik dari keluarga mampu maupun kurang mampu, kalau memang berprestasi maka itu yang harus diberangkatkan,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa berdasarkan informasi yang diterima, dugaan kecurangan dalam proses rekrutmen Paskibraka disebut bukan pertama kali terjadi.

“Katanya tahun-tahun sebelumnya juga pernah ada persoalan serupa. Mungkin ada yang tidak berani menyampaikan, tetapi kami dari keluarga merasa keberatan dengan kejadian ini,” tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, langgam belum mandapatkan konfirmasi resmi dari Kesbangpol Sumbar. (HER)

Tag:

Baca Juga

Siswa SMAN 1 Pancung Soal, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Habib Burhan, terpilih sebagai calon Paskibraka
Siswa Asal Pessel Habib Burhan Terpilih Sebagai Calon Paskibraka Nasional
Sebanyak 130 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Padang Panjang mengikuti seleksi tahap akhir
130 Calon Paskibraka Padang Panjang Ikuti Seleksi Tahap Akhir
Tahapan seleksi Paskibraka tingkat Kota Padang tahun 2025 dimulai. Pada Senin (24/2/2025), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Tahapan Seleksi Paskibraka 2025 Tingkat Kota Padang Dimulai
Bupati Sutan Riska Kukuhkan 75 Anggota Paskibraka Dharmasraya
Bupati Sutan Riska Kukuhkan 75 Anggota Paskibraka Dharmasraya
54 Anggota Paskibraka Sumbar Dikukuhkan, Gubernur: Jaga Kekompakan
54 Anggota Paskibraka Sumbar Dikukuhkan, Gubernur: Jaga Kekompakan
Wabup Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka Pasaman Barat
Wabup Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka Pasaman Barat