Maling Menyamar Jadi Mahasiswi di UNP: Gasak Tas Wakil Dekan, Akhirnya Ditangkap

Maling Menyamar Jadi Mahasiswi di UNP: Gasak Tas Wakil Dekan, Akhirnya Ditangkap

Ilustrasi pencuri. (Gambar: Ricarda Mölck/pixabay.com)

Langgam.id – Polisi menangkap seorang perempuan berinisial MR (37) yang menyamar sebagai mahasiswi untuk melancarkan aksi pencuriannya di Universitas Negeri Padang (UNP). Tas milik Wakil Dekan 1 Fakultas Perhotelan dan Pariwisata UNP, Yuliana, raib dibawa kabur.

Aksi pelaku sebelumnya terekam CCTV di area kampus hingga viral. Dari rekaman terlihat pelaku masuk ke ruangan wakil dekan saat korban sedang melangsungkan salat.

Kapolsek Padang Utara AKP Mazwanda mengatakan, pelaku terdeteksi setelah dilakukan penyelidikan melalui melacak IME handphone yang dicuri.

“Terindikasi dari keberadaan pelaku berada di daerah Ulak Karang dan setelah itu berpindah ke daerah Kuranji,” ujar Mazwanda, Minggu (15/1/2023).

Selanjutnya Mazwanda memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengintaian di seputaran rumah terduga pelaku. Pada Sabtu (14/1/2023) seorang warga melihat sebuah tas yang terletak di dalam Musala Baitul Taqwa Anduring, Kecamatan Kuranji.

“Warga curiga, tas tersebut sama persis dan (termasuk) warnanya dengan video yang beredar di media sosial,” ujarnya.

Warga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Setelah sampai di lokasi, Kanit Reskrim Iptu Eddy Saputra mengamankan barang bukti dan melakukan interogasi kepada warga di seputaran lokasi.

Kemudian didapat keterangan dari salah satu warga yang mana ada satu nama yang muncul diduga sebagai dari pelaku yang mirip dengan Rekaman CCTV yang viral media sosial.

“Seiring waktu, anggota Reskrim Polsek Padang Utara menuju tempat tinggal terduga pelaku. Suami merasa resah karena viralnya perbuatan istrinya di medsos. Selanjutnya menyerahkan pelaku kepada kami,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris UNP Erian Joni menyebutkan, pelaku berlagak seperti mahasiswi masuk ke area kampus dengan pakaian sopan memakai hijab serta mengunakan masker. Sementara tas korban berada di kursi.

“Diketahui di dalam tas berisi uang sekitar Rp15 juta, handphone serta laptop,” tuturnya. (*/SS)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?