Malam Pergantian Tahun, Kapolda Sumbar Pastikan Semua Objek Wisata Tutup

Malam Pergantian Tahun, Kapolda Sumbar Pastikan Semua Objek Wisata Tutup

Kapolda Sumbar pantau malam tahun baru di Padang. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Toni Harmanto memastikan tidak ada objek wisata atau area publik di wilayah hukumnya yang buka saat malam pergantian tahun.

Kawasan yang bisa mengundang kerumunan atau keramaian telah dilakukan penutupan. Dalam hal ini, Toni mengungkapkan mengerahkan dua pertiga kekuatan personelnya untuk melakukan pengamanan.

“Sampai saat ini tidak ada objek wisata yang melanggar. Di Padang ada 17 titik lokasi yang kami amankan,” katanya saat meninjau Pantai Padang, Kamis (31/12/2020) malam.

Begitupun, kata dia, di lokasi tempat hiburan malam. Semuanya telah dilarang untuk beroperasi untuk menghindari munculnya keramaian.

“Tempat hiburan semuanya, area publik sudah kami ingatkan tidak ada lagi pengumpulan massa. Ditutup. Kami ingin masyarakat patuh,” tegasnya.

“Kita lihat nanti, semua objek wisata, semua tempat yang bisa dijangkau oleh publik, bisa dilihat realitanya (sepi). Bahwa ini bentuk kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan yang kita terapkan,” sambungnya.

Toni berharap langkah tegas yang dilakukan ini dapat menjauhkan masyarakat dari terpapar covid-19. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas pemerintah provinsi beserta jajarannya dalam membantu penegakkan.

“Semoga apa yang kita harapkan, seperti yang dikatakan pak wagub pentingnya kesehatan dengan tidak berkumpul,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit juga memohon dan meminta masyarakat, khususnya para pedagang untuk bersabar dengan kondisi ini. Langkah yang diambil pemerintah demi kepentingan bersama.

“Sekarang kita pentingkan kesehatan dulu karena ada (covid-19) varian baru. Kita khawatir itu akan masuk di sini,” jelasnya.

Diharapkannya, dengan kedisplinan yang dilakukan saat ini sehingga masyarakat tidak terpapar covid-19. Penutupan kawasan objek wisata hanya berlaku sampai 3 Januari 2021.

“Tanggal 4 kita normal kembali. Ini guna menghindari agar tidak terjangkit,” kata Nasrul Abit.

“Mohon kepada masyarakat kita bisa memahami ini. Semuanya hanya untuk kepentingan kita semua, mari kita masukkan tahun baru ini dengan penuh kesadaran tentang covid-19 dan kita sehat,” sambungnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam