Mahyeldi Hadiri Prosesi Gala Datuak Majodeso Penghulu Adat Kaum Suku Piliang Sungai Lawai

Mahyeldi Hadiri Prosesi Gala Datuak Majodeso Penghulu Adat Kaum Suku Piliang Sungai Lawai

Gubernur Mahyeldi. (Foto: Adpsb)

Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengucapkan selamat kepada Erizaldi yang resmi menyandang gelar Datuak Majodeso setelah dilewakan sebagai Penghulu Adat Kaum Suku Piliang Sungai Lawai, Nagari Kuranji Hulu, Kabupaten Padang Pariaman.

“Selamat kepada keluarga besar Suku Piliang, khususnya kepada Datuak Majodeso Erizaldi. Semoga mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan mampu menjaga sumpah sebagai panghulu,” ucap Gubernur saat prosesi di Balairung Sari Datuak Majodeso, Sungai Lawai, dikutip dari Adpsb, Senin (1/7/2024).

Gubernur menyampaikan, bahwa gelar adat sebagai penghulu yang disandang merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab dan kewajiban yang besar. Sebagai pemimpin adat, seorang Datuak wajib hukumnya memahami nilai-nilai adat dan nilai-nilai agama.

“Tentu setelah dikukuhkan sebagai penghulu, Erizaldi Datuak Majodeso resmi menyandang tanggung jawab besar terhadap anak kemenakan dan kaum. Tanggung jawab yang menjadi semakin berat di tengah ancaman perilaku menyimpang di tengah kehidupan generasi muda saat ini,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengajak, agar seluruh ninik mamak, cadiak pandai, dan tokoh masyarakat untuk membimbing generasi muda agar tidak terjerumus dengan perilaku yang menyimpang tersebut dengan mempedomani nilai falsafah Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Sehingga dengan memegang teguh filosofi tersebut, dalam menjalankan peran masing-masing kita dapat menghadapi setiap persoalan yang ada di nagari,” ujar Gubernur lagi.

Selanjutnya, ia juga mengajak semua pihak untuk saling bersinergi dan bekerja sama dalam membangun daerah serta mempererat tali silaturrahmi antara sesama suku, kaum, dan masyarakat dalam Nagari.

“Semakin kuatnya persatuan dan kesatuan para panghulu, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan generasi mudanya, maka semakin cepat pula Nagari berkembang dan memaksimalkan setiap potensi yang ada,” ujar Gubernur lagi.

Sementara itu, Salman Hardani Datuak Rajo Harimau, mengingatkan kepada Erizaldi Datuak Majodeso agar memahami akan kebesaran nilai-nilai amanah yang dipercayakan oleh kaum maupun nagari. “Melalui acara adat ini, kita dapat membuktikan bahwa adat Minangkabau menegaskan bahwa peranan kepemimpinan adat sangat kuat untuk menghadapi perubahan zaman ke depan,” ucapnya. (*/Fs)

Baca Juga

Momen HUT ke-81 RI, Gubernur Mahyeldi Akui Masih Banyak PR di Sumbar
Momen HUT ke-81 RI, Gubernur Mahyeldi Akui Masih Banyak PR di Sumbar
Lepas Merdeka Bike 81 Km, Gubernur Mahyeldi Ajak Generasi Muda Lebih Aktif Berolahraga
Lepas Merdeka Bike 81 Km, Gubernur Mahyeldi Ajak Generasi Muda Lebih Aktif Berolahraga
Hibah 7.000 Buku Tamil Jadi Pemantik Riset Sejarah Minangkabau, Mahyeldi: Jangan Biarkan Warisan Kita Hilang
Hibah 7.000 Buku Tamil Jadi Pemantik Riset Sejarah Minangkabau, Mahyeldi: Jangan Biarkan Warisan Kita Hilang
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas gubernur
Bantuan Pusat Dihentikan, Gubernur Mahyeldi Pastikan Pembinaan Atlet Tetap Berjalan
Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Mahyeldi: Kunci Mencetak Generasi Unggul
Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Mahyeldi: Kunci Mencetak Generasi Unggul
Sebelum Bertugas di Istana, Gubernur Mahyeldi Bekali 2 Wakil Sumbar ke Paskibraka Nasional
Sebelum Bertugas di Istana, Gubernur Mahyeldi Bekali 2 Wakil Sumbar ke Paskibraka Nasional