Longsor di Sitinjau Laut, Jalur Padang-Solok Ditutup

Longsor batang sani

Ilustrasi longsor. (pixabay.com)

Langgam.id- Bencana alam longsor melanda Kawasan Sitinjau Laut, tepatnya di Aia Sirah perbatasan Kota Padang dan Kabupaten Solok Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (19/03/2020).

“Longsor di KM 1 Solok atau perbatasan Kota Padang dan Solok. Kejadiannya sekitar pukul 17.50 WIB,” ujar Kepala BPBD Padang Barlius kepada langgam.id.

Barlius mengatakan, material longsor berupa bebatuan dan tanah menutupi seluruh badan jalan di jalur Padang-Solok.

Kata dia, tim sudah berada di lokasi. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Sumbar untuk membersihkan material longsor.

“Informasi dari tim di lapangan, ada satu mobil yang dihantam material,” ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Padang AKB Sukur Hendri Saputra mengatakan, jalur utama Padang menuju Solok dan sebaliknya terpaksa ditutup akibat material longsor di Sitinjau Laut yang menutupi badan jalan.

“Tim sudah bergerak ke lokasi. Untuk sementara jalur kami tutup,” ujarnya kepada langgam.id. (SRP)

Baca Juga

Foto Pemain baru Semen Padang FC Rezaldi Hehanussa (tengah) usai membawa Persija Juara Liga 1 pada 2018
Rezaldi Hehanussa Siap Bawa Semen Padang FC Kembali ke Liga 1
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Ronaldo Kwateh menjalani debut saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (19/09/2025)
Eks Pemain Semen Padang FC Tagih Tunggakan Gaji, Manajemen: Tunggu Dana Sponsor
Pengendara Diminta Cari Rute Alternatif, Material Longsor di Jalur Lembah Anai Masih Bergerak! 
Pengendara Diminta Cari Rute Alternatif, Material Longsor di Jalur Lembah Anai Masih Bergerak! 
Longsor di Jalur Lembah Anai, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Longsor di Jalur Lembah Anai, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android