PalantaLanggam – Universitas Andalas secara resmi mengawali pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, melalui kegiatan Pengenalan dan Lokakarya yang digelar di Masjid Al Ikhlas, Senin (6/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam merancang program pengabdian yang selaras dengan kebutuhan serta potensi Nagari Parambahan.
Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Andalas mengikuti kegiatan tersebut bersama Pemerintah Nagari Parambahan, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), Pengurus Masjid Al Ikhlas, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta tokoh masyarakat. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan KKN yang kolaboratif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pengurus Masjid Al Ikhlas, Armadanis Rajo Alam Nan Sati, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Andalas yang telah mempercayakan Nagari Parambahan sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia berharap para mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), Eldi Basmen, juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menggali potensi lokal sekaligus menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan Nagari Parambahan secara berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Andalas, Rahmi Awalina, mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian. Ia menegaskan bahwa Nagari Parambahan merupakan rumah kedua bagi mahasiswa selama 40 hari pelaksanaan KKN.
“Setiap persoalan yang ditemui di lapangan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah nagari maupun dosen pembimbing, sehingga seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Nagari Parambahan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Andalas. Ia menjelaskan bahwa nagari tersebut dihuni sekitar 2.000 jiwa dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani. Kondisi tersebut membuka ruang bagi mahasiswa, khususnya yang memiliki kompetensi di bidang pertanian, untuk berkontribusi melalui inovasi dan pendampingan dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti pengendalian hama tikus sawah hingga pengembangan sektor pertanian.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan program kerja berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah nagari agar seluruh kegiatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.
Selain penyampaian sambutan, lokakarya diisi dengan sesi perkenalan mahasiswa, pemaparan hasil observasi awal, serta penyampaian rancangan program kerja selama masa KKN. Pemerintah nagari bersama tokoh masyarakat turut memberikan berbagai masukan sehingga program yang akan dijalankan lebih tepat sasaran, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara Universitas Andalas, Pemerintah Nagari Parambahan, dan masyarakat dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak nyata. Dengan semangat kebersamaan, komunikasi yang efektif, dan partisipasi aktif seluruh pihak, pelaksanaan KKN diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan nagari sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.






