Libur Panjang Idul Adha, Trafik Tol Padang-Sicincin Naik 76,71 Persen pada 31 Mei

Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar)

Jalan Tol Padang-Sicincin. [foto: IG @pupr_bpjt]

Langgam.id — Arus kendaraan di Jalan Tol Padang-Sicincin mengalami lonjakan signifikan selama periode libur panjang Idul Adha, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Pada Minggu (31/5/2026), jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol pertama di Sumatera Barat itu tercatat mencapai 5.508 kendaraan atau meningkat 76,71 persen dibandingkan trafik normal harian.

Peningkatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola PT Hutama Karya (Persero) selama periode yang sama.

Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan peningkatan trafik terjadi seiring masih tingginya mobilitas masyarakat pada penghujung libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.

“Berdasarkan pemantauan trafik harian, total kendaraan yang melintas pada ruas tol beroperasi tercatat mencapai 148.807 kendaraan atau meningkat 31,25 persen dibandingkan trafik normal. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih cukup tinggi selama periode libur panjang,” ujar Hamdani dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).

Selain Tol Padang-Sicincin, sejumlah ruas JTTS lainnya juga mencatat peningkatan volume kendaraan. Tol Sigli-Banda Aceh mencatat kenaikan 70,30 persen, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar meningkat 57,30 persen, sementara Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1-4 naik 51,08 persen dibandingkan kondisi normal.

Menurut Hamdani, Hutama Karya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lalu lintas di seluruh ruas tol yang dikelola perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa liburan.

Perusahaan juga menyiagakan petugas operasional di lapangan serta memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi optimal guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.

“Hutama Karya terus memperkuat kesiapan layanan melalui pengoperasian petugas di lapangan, pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala, serta koordinasi dengan pihak terkait agar perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman,” kata Hamdani.

Ia mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, pengemudi dalam keadaan prima, serta saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.

Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang berlaku. Jika merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan, pengendara disarankan beristirahat di rest area terdekat dan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan.

Lonjakan trafik di Tol Padang-Sicincin menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan ruas tol tersebut sebagai jalur alternatif perjalanan masyarakat Sumatera Barat, terutama pada periode libur panjang dan musim mudik. (HER)

Tag:

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dari Lampung
Bentang Alam hingga Tanah Pusako Jadi Tantangan Besar Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi
Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar)
Lebih 600 Ribu Kendaraan Lintasi JTTS, Lalu Lintas Tol Padang-Sicincin Tumbuh Paling Tinggi
Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi, Gubernur Sumbar Minta Dukungan Lintas Sektor
Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi, Gubernur Sumbar Minta Dukungan Lintas Sektor
Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar)
H+7 Lebaran, 213.826 Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera
Mulai Melandai, 104 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera pada 20 Maret
Mulai Melandai, 104 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera pada 20 Maret