Larang Konvoi Kemenangan Pilkada, Polresta Padang Surati Paslon

polresta padang

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir. (irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Polresta Padang meminta pendukung pasangan calon dalam pilkada tidak melakukan kovoi kemenangan. Imbauan itu diberikan untuk mencegah kerumunanan mengingat masih terjadinya penularan covid-19 di Kota Padang.

“Pasangan calon sudah kami surati dan beritahu agar tidak menggelar konvoi kemenangan usai pilkada 2020, walaupun saat sekarang sudah ada penghitungan cepat quick count” ujar Kapolresta Padang AKBP Imran Amir dalam keterangannya, Sabtu (12/11/2020).

Imran meminta agar para pasangan calon dan relawan menahan diri untuk merayakan pesta kemenangan pilkada. Dia menyarankan kepada pihak yang berniat merayakan kemenangan untuk tidak membuat keramaian di tempat umum.

“Meluapkan kegembiran atas kemenangan boleh saja, silahkan dilakukan secara internal dan terbatas, jangan dilingkungan umum yang dapat mengundang keramaian agar penyebaran covid-19 di Kota Padang dapat dihindarkan,” ujarnya.

Saat ini Polresta Padang juga terus melakukan pengamanan dalam penghitungan suara di tingkat kecamatan. Petugas juga memantau dugaan kecurangan yang terjadi pada proses tersebut.

“Polresta Padang menyatakan kesiapanya untuk terus mengawal proses pesta demokrasi tersebut untuk menghindari kecurangan,” pungkasnya. (*ABW)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas