Lapas Muaro Padang Benarkan Ada Warga Binaannya Terlibat Sabu-sabu

ilustrasi narapidana

Ilustrasi - Penjara (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muaro Padang, Arimin benarkan adanya temuan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Barat terkait warga binaanya terlibat penggelapan obat-obatan terlarang jenis sabu, Jumat (08/03/2019).

Dikatakan Arimin, warga binaan atas nama Albert memang di bawah pengawasan Lapas Muaro Padang. “Iya betul, Albert sedang menjalani pembinaan di Lapas Muaro Padang. Terkait vonisnya, saya lupa,” ujar Arimin usai pelaksanaan tes urine di kantornya.

Baca: Pastikan Tak Terlibat Obat-obatan Terlarang, Petugas Lapas Muaro Padang Tes Urine 

Keterangan Arimin, hingga saat ini Albert masih diperlakukan seperti biasa, belum ada koordinasi resmi dari BNNP Sumbar terkait temuannya tersebut.

“Sementara kasusnya masih ditangani BNNP Sumbar, kami dukung sepenuhnya langkah-langkah dan tindakan yang dilakukan BNNP maupun pihak kepolisian,” jelasnya.

Penyelundupan barang haram seberat 1,2 kilogram berhasil dicegat BNNP Sumbar, pesanan dari warga binaan Lapas Muaro Padang, atas nama Albert. Sabu-sabu tersebut kiriman dari Pekanbaru, seseorang berinisial G, saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

BNNP Sumbar mengamankan empat orang tersangka di dua lokasi. Hasil pengembangan kasus, diketahui Sabu-sabu seberat 1,2 kilogram akan diedar di dalam lapas sebagian, dan lebihnya di luar lapas.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Khasril Arifin menyebutkan akan terus mengusut peredaran obat-obatan terlarang tersebut hingga ke dalam lapas, dan akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Sumbar.

Baca: BNN Cegat Sabu Pesanan Napi, Kemenkumham Sumbar: Kami Belum Dapat Kabar

“Kita (BNNP) akan mengusut tuntas, terutama jaringan pelaku. Kasus ini akan kita kembangkan terus, sekalipun dia (Albert-red) sudah jadi warga binaan. Kalau terbukti terlibat, akan kita ajukan penyidikan lagi, kita majukan lagi,” ujarnya. (Rahmadi/FZ)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre