Langgar Prokes, 783 Tempat Usaha di Padang Pariaman dan Bukittinggi Ditutup

perda kemendagri, Relawan Covid-19 payakumbuh

Ilustrasi - masker pelindung dari virus corona (Foto: iira116/pixabay.com)

Langgam.id – Satgas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) menutup ratusan tempat usaha yang mengabaikan protokol kesehatan. Tempat usaha itu tersebar di dua daerah berbeda.

“Dilakukan penutupan tempat usaha sebanyak 783 yang berada di Kabupaten Padang Pariaman dan Bukittinggi,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Rabu (26/5/2021).

Satake menyebut, penutupan itu dilakukan dalam operasi yustisi pada Selasa (25/5/2021). Selain menutup tempat usaha, petugas juga memberi teguran tertulis kepada 1.346 orang pelanggar.

Dia menyebut, penutupan tempat usaha itu dilakukan sementara. Para pemilik tempat usaha itu didata dan diberi peringatan.

Satake melanjutkan, petugas yang terdiri dari polisi, Satpol PP dan TNI juga akan meningkatkan operasi yustisi. Hal itu disebabkan meningkatnya kasus positif covid-19 di Sumbar beberapa waktu belakangan.

“Karena adanya peningkatan kasus positif covid-19 di Sumbar, maka Operasi ini terus gencar dilakukan,” ujarnya. (ABW)

Baca Juga

Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock