Kuasa Hukum Afif Maulana Bakal Tempuh Jalur Hukum Usai Salinan SP2 Lidik Didapatkan

Ratusan siswa diduga menjadi korban keracunan MBG di Kabupaten Agam. Mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP. Selain itu juga terdapat guru

Kepala Divisi Advokasi LBH Padang, Adrizal. [foto: Iqbal]

Langgam.id – Kuasa Hukum Afif Maulana, Adrizal bakal mengambil langkah hukum setelah salinan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2 lidik) didapatkan.

Sebelumnya, gelar perkara kasus Afif Maulana sudah dilakukan oleh Dirreskrimum Polda Sumbar pada Selasa (31/12/2024). Hasil ekshumasi dari 15 dokter forensik menyatakan kematian Afif Maulana bukan karena aniaya melainkan karena benturan benda keras.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono juga menyatakan akan menghentikan kasus Afif Maulana atau masuk tahap SP2 Lidik.

Namun, hingga sekarang salinan SP2 Lidik belum didapatkan oleh Kuasa Hukum Afif Maulana. Setelah mendapatkan salinan SP2 Lidik, Kuasa Hukum Afif Maulana bakal mengambil langkah hukum untuk ke depannya.

Baca juga: Kasus Afif Maulana, Kuasa Hukum: Proses Gelar Perkara Tidak Transparan

Kuasa Hukum Afif Maulana, Adrizal mengatakan akan mengumpulkan bukti kembali atau novum baru agar resmi dinaikkan.

“Kita juga akan melakukan gugatan-gugatan strategis,” kata Adrizal setelah konferensi pers kasus Afif Maulana di kantor LBH Padang, Kamis (2/1/2024).

“Gugatan stratetis pertama untuk kasus Afif dan juga harapannya untuk kasus-kasus lain yang dihentikan proses penyelidikan oleh Polda Sumatra Barat,” tambahnya.

Ia kemudian menyebut bahwa dari proses penyelidikan yang dilakukan selama ini tidak ada upaya hukumnya, melainkan hanya berfokus kepada aksi tawuran terhadap almarhum Afif Maulana.

“Dapat kita ketahui bahwa proses penyelidikan tidak ada upaya hukum, makanya kita lakukan gugatan-gugatan strategis,” ujarnya.

“Kita juga akan melakukan gugatan kepada Rumah Sakit Bhayangkara dan PDFMI,” tuturnya. (Iqbal/yki)

Baca Juga

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga
Polda Sumbar mendirikan 66 pos pengamanan pada Operasi Lilin Singgalang 2025 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember
Polda Sumbar Dirikan 66 Pos Pengamanan Selama Operasi Lilin Singgalang 2025
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada anggota Polri yang menjadi korban bencana Sumbar
170 Personel Polri Terdampak Bencana di Sumbar, Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja
Warga Apresiasi Layanan SKCK Online Polda Sumbar: Tak Ribet, Bisa Dijemput Siapa Saja