Kualitas Pendidikan Pasbar Masih Tertinggal dengan Daerah Lain di Sumbar

pendidikan pasaman barat

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi [dok. Diskominfo Pasbar]

Langgam.id – Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Hamsuardi menyebut mutu pendidikan di Pasbar masih tertinggal dibanding daerah lain di Sumatra Barat (Sumbar).

“Tingkat pendidikan di Pasbar masih tergolong rendah dibanding daerah lain di Sumbar. Untuk itu kita perlu menyusun strategi bersama untuk memajukan pendidikan di Pasbar,” kata Hamsuardi, Kamis (15/7/2021) dikutip dari situs resmi Kominfo Pasbar.

Ia menyebut, masih banyak sekolah  yang membutuhkan perhatian pemerintah. Sarana dan prasana yang terbilang kurang layak.

Baca juga: Gubernur Sumbar Motivasi Lulusan Pesantren Kuliah ke Timur Tengah

“Seperti sekolah-sekolah di daerah terpecil di Tombang dan Situak Barat. Di sana kursinya masih terbuat dari batang pinang,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pendidik untuk bersama meningkatkan mutu pendidikan di Pasbar.

Baca Juga

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di tiga
Percepat Pemulihan Layanan Pendidikan, 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Direvitalisasi
Yayasan Pendidikan Gempita Sumatra Barat melakukan perjanjian kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang
Penuhi Hak Warga Binaan, Yayasan Pendidikan Gempita Teken MoU dengan Lapas Kelas II A Padang
Sebanyak 22 sekolah di Pasaman Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut
22 Sekolah di Pasbar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu
Evaluasi Pesantren Ramah Anak se Sumbar, Ar Risalah Padang jadi Tuan Rumah
Evaluasi Pesantren Ramah Anak se Sumbar, Ar Risalah Padang jadi Tuan Rumah
Rakor dengan Anggota DPR, Bupati Pasbar Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan
Rakor dengan Anggota DPR, Bupati Pasbar Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan
Sarjana Perlidahan: Kompetensi Kultural Abad ke-21
Sarjana Perlidahan: Kompetensi Kultural Abad ke-21