Korupsi Dana KJKS Kelurahan, Kejari Padang Tetapkan 1 Tersangka

Korupsi Dana KJKS Kelurahan, Kejari Padang Tetapkan 1 Tersangka

Tersangka korupsi dana koperasi. (Dok. Kejari Padang)

Langgam.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padang menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Pegambiran Ampalu Nan XX, Kota Padang. Tersangka diketahui seorang perempuan berinisial DSD (38), manajer KJKS Pegambiran Ampalu Nan XX.

“Hari ini kami menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi,” kata Kepala Kejari Kota Padang, Ranu Subroto kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Menurut Ranu, dalam kasus ini negara mengalami kerugian mencapai Rp900 juta. Angka tersebut merupakan keuangan koperasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh tersangka.

“Modus yang dilakukan adalah membuat pinjaman fiktif seolah-olah yang meminjam adalah anggota koperasi dan uang dikeluarkan,” jelasnya.

“Juga terdapat bantuan modal oleh pihak ketiga kepada koperasi yang juga tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya,” sambungnya.

Kasus yang menjerat tersangka dilakukan pada 2013. Pada 2010 untuk KJKS ada penyertaan modal dari APBD Padang sebesar Rp300 juta, mengingat koperasi simpan-pinjam itu digulirkan dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat tidak mampu.

Hal itu membuat mereka bisa mendapatkan modal usaha lewat koperasi tanpa harus meminjam ke rentenir. Selain kerugian keuangan, penyalahgunaan keuangan KJKS juga berakibat tidak disetornya Sisa Hasil Usaha (SHU) ke pihak Kelurahan.

Padahal seharusnya ada ketentuan 10 persen laba per tahun mesti diserahkan ke kelurahan untuk kepentingan pembangunan. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus