Korban Ledakan Gas Warung Makan di Padang Merupakan Karyawan, Pemilik dan Anak

ledakan gas padang

Ilustrasi kompor gas. [pixabay]

Langgam.id – Empat orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat ledakan kompor gas di warung makan Ayam Gepuk Pak Gembus, Jalan Prof Hamka, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Mereka dilarikan ke RSUP M Djamil.

“Korban dibawa ke RSUP M Djamil,” kata saksi mata, Deni, kepada langgam.id, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Insiden Kompor Gas Meledak di Warung Makan, 4 Warga Padang Dilarikan ke RS

Deni merupakan pemilik warung yang berada di dekat lokasi kejadian. Menurut Deni, keempat korban merupakan pekerja, pemilik dan anak pemilik warung makan tersebut yang berusia sekitar lima tahun.

“Dua karyawan, satu pemilik, dan satu lagi anaknya,” kata Deni.

Diketahui, ledakan kompor gas itu terjadi pada Sabtu (25/9) malam. Ari, salah seorang karyawan Ayam Gepuk Pak Gembus api dari ledakan kompor gas tidak sempat menyambar sisi lain dari warung.

“Percikan api belum sempat menyebar, karena api ini hanya mengenai korban,” sebutnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran sempat datang ke lokasi. Namun api sudah padang dan tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Baca Juga

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Kajari Padang Koswara (tengah)
Kejari Padang Tetapkan Anggota DPRD Sumbar Tersangka Dugaan Korupsi Agunan Fiktif
Kondisi jembatan kereta api Lembah Anai pascabanjir akhir November lalu. IST
Kementerian Kebudayaan Catat 89 Cagar Budaya Sumbar Terdampak Bencana
Kondisi jembatan kereta api Lembah Anai pascabanjir akhir November lalu. IST
Respon Menteri Kebudayaan Soal Rencana Pembongkaran Jembatan Kereta Api Lembah Anai
Personil kepolisian membawa jenazah korban galodo di Nagari Salareh Aia Timur.
Pemerintah Agam Setop Pencarian Korban Galodo