KLB Diare di Pesisir Selatan, 5 Orang Meninggal Dunia

KLB Diare di Pesisir Selatan, 5 Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi diare. Foto: Pixabay

Langgam.id – Sebanyak 202 kasus diare yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, 5 orang di antaranya meninggal dunia.

Saat ini, kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Intan Novia Fatma Nanda, Faskes dioptimalkan, termasuk pemakaian lorong-lorong, akan tetapi pemakaian tenda tidak memungkinkan karena cuaca panas. Pasien diare telah tersebar di Kecamatan Sutera, IV Jurai dan Bayang.

“Intervensi terhadap perilaku pasien yangg dirawat mandiri dan minta petugas agar pasien wajib dibawa ke Faskes. Sedangkan sumber air bersih berasal dari sungai, depot, sumur gali, pincuran, air hujan langit,” terangnya, dilansir dari beritapesisirselatankab.go.id, Rabu (8/5/2024).

Sementara itu, kemarin, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar memimpin rapat terkait penanganan dan perkembangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare yang terjadi beberapa hari terakhir di Kecamatan Sutera.

Bupati Rusma Yul Anwar menyebutkan, kini penyakit diare tidak hanya terjadi di Kecamatan Sutera, akan tetapi sudah terjangkit di beberapa kecamatan lainnya seperti IV Jurai dan Bayang.

Dikatakan lebih lanjut, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit diare perlu dilakukan berbagai Langkah. Antara lain, air depot perlu diteliti lagi, kalau ragu perlu dimasak.

Dia juga menginstruksikan perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesejatan melakukan pengujian air depot, termasuk memeriksa izin secara lengkap. Puskesmas perlu melakukan penanganan cepat dengan obat-obatan yang segera diberikan pada pasien.

“Anak-anak yang menderita diare harus segera dibawa ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada. Selanjutnya, memberikan laporan kejadian diare tersebut secara berkala,” tandasnya. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Kombes Teddy Resmi Dilaporkan ke Propam, Korban Beberkan Kronologi Cekcok dan Pemukulan di Jalan
Kombes Teddy Resmi Dilaporkan ke Propam, Korban Beberkan Kronologi Cekcok dan Pemukulan di Jalan
Dirreskrimum Polda Sumbar Klaim Videonya Cekcok dengan Pengendara di Jalan Dipotong
Dirreskrimum Polda Sumbar Klaim Videonya Cekcok dengan Pengendara di Jalan Dipotong
Viral Cekcok Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara di Jalan, Korban Ngaku Dipukul 
Viral Cekcok Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara di Jalan, Korban Ngaku Dipukul 
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah